BJ Habibie Meninggal
Kibarkan Bendera Setengah Tiang Tengah Malam, Sandiaga Uno: Bentuk Penghormatan Wafatnya BJ Habibie
Calon wakil presiden nomor urut 02 di Pilpres 2019, Sandiaga Uno mengibarkan bendera setengah tiang.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut 02 di Pilpres 2019, Sandiaga Uno mengibarkan bendera setengah tiang.
Hal tersebut dilakukan Sandiga Uno di depan halaman rumahnya, tengah malam, pada Rabu (11/9/2019).
TONTON JUGA
Momen tersebut dibagikan Sandiaga Uno, di media sosial Twitternya yang telah terverifikasi.
Setelah selesai mengibarkan bendera setengah tiang, Sandiaga Uno dan sejumlah rekannya memberikan hormat.
• Link Live Streaming Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata, Dekat Ainun Habibie dan Ani Yudhoyono
Sandiaga Uno mengatakan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada presiden RI ketiga BJ Habibie.

• Menghardik Pejabat yang Tak Berani Revisi UU KPK, Fahri Hamzah Ngamuk: Gak Berani Pakai Otak & Akal!
BJ Habibie diketahui meninggal dunia, pada Rabu (11/9/2019), di RSPAD Gatot Subroto.
"Pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Presiden Republik Indonesia yang ke-3 Bapak B.J Habibie," tulis Sandiaga Uno dikutip TribunJakarta.com, pada Kamis (12/9/2019).
Namun sikap Sandiaga Uno yang mengibarkan bendera setengah tiang pada tengah malam, mendapatkan kritikan.
• Warga Hendak Takziyah ke Rumah Habibie, Anies Baswedan Bebaskan Aturan Ganjil Genap di 3 Kawasan Ini
TONTON JUGA
Salah seorang netizen beranggapan bendera Merah Putih hanya boleh dikibarkan pada siang hari.
"Maaf bang sandi kalo di UU Nomor 24 tahun 2009 tentang, Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan pengibaran hanya dari matahri terbit sampai tenggelam"
• Quraish Shihab Ungkap Peran BJ Habibie di Balik Pembuatan Bukunya, Najwa Shihab Tertegun & Senyum
Penelusuran TribunJakarta.com, di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia, tertulis bendera Merah Putih dapat dikibarkan malam hari apabila bangsa sedang mengalami duka cita.
• Kirim Foto Betrand Peto di Hari Pertama Sekolah, Ruben Onsu Ungkap Ayah di NTT Salfok dengan Ini
"Dalam hal-hal yang luar biasa, yaitu pada waktu seluruh nusa dan bangsa sangat bergembira atau sangat berduka-cita atau untuk mengobat-ngobarkan semangat membela tanah air, maka Pemerintah dapat menentukan menyimpan dari yang tersebut dalam ayat 1"
Sandiaga Uno kemudian juga mengajak seluruh masyrakat Indonesia untuk ikut mengibarkan bendera setengah tiang.
Hal tersebut dmei mengingat jasa-jasa yang telah diperbuat mendiang BJ Habibie semasa hidup.
"Saya juga ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk turut serta mengibarkan bendera setengah tiang untuk mengenang jasa-jasa yang telah Almarhum berikan untuk Bangsa ini," tulis Sandiaga Uno.
• Betrand Peto Pindah Sekolah, Ruben Onsu Beberkan Reaksi Keluarga di NTT: Bingung Lihat Seragamnya
BJ Habibie Wafat, Sandiaga Uno: Kita Kehilangan Bapak Bangsa
Di mata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan seorang tokoh pembaharuan.
Hal itu diungkapkan Sandi ketika melayat ke rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).
"Atas nama pribadi dan rakyat Indonesia, kita kehilangan bapak bangsa, bapak demokrasi, bapak ilmu pengetahuan dan teknologi, bapak iman dan takwa," ujar Sandi.
Di rumah duka, Sandi mengaku sempat berbincang dengan anak BJ Habibie, Ilham Habie.
"Beliau meminta semua mendoakan. Insya Allah Pak Habibie khusnul khotimah dan diterima di sisi Allah," kata dia.

• Jasad Pria Mengambang di Sungai Cisadane, Penuh Darah dan Sempat Cekcok dengan Tetangga
• Foto Mendiang BJ Habibie Hiasi Videotron Depan TMP Kalibata
Ketika BJ Habibie menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, ia mengatakan sempat menjenguknya.
Sandi pun mengungkapkan perbincangan terakhirnya dengan BJ Habibie.
"Saya panggilnya Om Rudi. Om Rudi selalu beri motivasi bahwa kemajuan bangsa ini ada di tangan kita sendiri. Kita harus mampu untuk menangkap peluang dengan teknologi, dengan pendekatan merajut tenun kebangsaan," pungkas Sandi.