Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar akan Pensiun: Menurut Umuh, Ini yang Cocok Jadi Manajer

Umuh Muchtar mengaku akan segera pensiun dari jabatannya sebagai Manajer Persib Bandung.

Editor: Suharno
Superball.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Umuh Muchtar mengaku akan segera pensiun dari jabatannya sebagai Manajer Persib Bandung.

Keinginan tersebut, kata Umuh, sudah mendapat dukungan dari petinggi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glen Sugita

Umuh merasa dirinya sudah terlalu lama mengisi jabatan sebagai Manajer Persib Bandung.

Menurutnya, saat ini sudah banyak orang yang layak menggantikan posisinya di Persib Bandung.

"Saya sudah uzur, 71 tahun, biar semua sama-sama, saya juga berdoa di belakang, masih banyak yang bisa yah," ujar Umuh, saat ditemui di kediamannya, di Jalan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (12/9/2019).

"Umuh Muchtar memang pendiri, saya mutlak dengan modal sendiri dan bergabung dengan pak Glenn itu kan. Sekarang menjadi PT dan semakin besar," sambung Umuh

Menurut Umuh Muchtar, ke depan Persib bisa menyerahkan jabatan manajer kepada pelatih, seperti yang terjadi di tim-tim Eropa, di mana pelatih merangkap sebagai manajer sekaligus.

"Semua saya yakin, pelatih nanti merangkap menjadi manajer. Saya yakin tidak ada manajer seperti saya, ya mungkin disatukan. Nanti juga saya akan tetap ada untuk nonton di tribun, mungkin dengan bobotoh atau wartawan," katanya.

Tira Persikabo Vs Persib Bandung - Bertolak ke Bogor, Rene Siap Berikan Kejutan

Jadwal Timnas U16 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U16 2020, Mulai Pekan Depan

Dikatakan Umuh Muchtar, sebenarnya rencana untuk lengser dari Manajer Persib sudah direncanakan sejak tahun lalu.

Namun, selalu batal karena tidak mendapat izin dari para petinggi PT PBB.

"Pak Glenn selalu bilang jangan dulu pak Umuh, dan sehabis bulan ini pak Glen mengizinkan yah. Insya Allah. Musim ini Insya Allah masih dampingi dulu. Ya, sampai terakhir musim ini yah," ucapnya.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (16/7/2019).
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (16/7/2019). (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Pasrah Alami Kerugian Besar

Proses naturalisasi pemain belakang Fabiano Beltrame tak juga menunjukkan hal yang positif.

Kubu Persib Bandung mulai bersiap tak bisa memainkan eks pemain Madura United itu di putaran dua.

Hal tersebut dikatakan Manajer Persib H Umuh Muchtar.

Sang manajer, Umuh Muchtar, mengaku mulai khawatir dengan proses naturalisasi Fabiano Beltrame.
Hal tersebut karena proses naturalisasi Fabiano Beltrame yang sedang diurus yang tak kunjung usai dan mendapat kepastian.
Padahal, bursa transfer untuk putaran kedua Liga 1 2019 akan segera ditutup.
Pemain Persib Bandung Fabiano Beltrame berusaha mengontrol bola pada saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Bandung, Jumat (6/9/2019). Fabiano belum bisa dimainkan karena proses naturalisasinya belum beres.
Pemain Persib Bandung Fabiano Beltrame berusaha mengontrol bola pada saat mengikuti latihan di Stadion Sport Jabar, Arcamanik, Bandung, Jumat (6/9/2019). Fabiano belum bisa dimainkan karena proses naturalisasinya belum beres. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

"Iya, khawatir, ya, kalau dulu saya rasa tidak, enggak tahu sekarang jadi jelimet, dulu tidak terlalu, sesuai arahan kemana-kemana kejar sendiri, kejar data kekurangannya apa," ujar Umuh Muchtar di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Selasa (10/9/2019).

Umuh menambahkan, Fabiano Beltrame seharusnya ke Jakarta untuk mengurus naturalisasinya pada Senin (9/9/2019).

Namun karena menteri yang bersangkutan sedang tak ada di tempat, maka pemain naturalisasi asal Brasil itu batal ke Jakarta.

Jika pada akhir bursa transfer ditutup Fabiano Beltrame belum juga mendapatkan paspor Indonesia, Umuh Muchtar mengaku pasrah.

"Pasrah saja rugi, kasian Fabiano-nya juga, kariernya, walaupun cuma latihan tapi dia, kan, butuh main," ucapnya.

"Ke depan kalau masih bisa lihat dulu, itu urusan manajemen tapi mereka suka bicara sama kami," ucapnya.

Robert Alberts Kesal

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mulai habis kesabaran.

Ini terkait proses naturalisasi bek asal Brasil Fabiano Beltrame.

Anak Elvy Sukaesih Mengamuk Ditolak Utang Rokok, Pemilik Warung: Ini Bukan yang Pertama Kali

Sudah berbulan-bulan, proses naturalisasi Fabiano Beltrame tak kunjung usai.

Ketidakpastian itu membuat Robert Alberts sedikit kesal karena Fabiano Beltrame merupakan pemain yang masuk dalam skemanya.

Bahkan Fabiano Beltrame masuk skema sejak putaran pertama.

"Pertanyaan besar bagi Fabiano, jujur dia merupakan pemain bagus yang dapat berkontribusi di putaran kedua untuk kami dan kami andalkan, tapi keputusan (naturalisasi) selalu ditunda, ditunda, dan ditunda lagi," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (10/9/2019).

Pemain naturalisasi itu sebetulnya sudah akan dinaturalisasi sejak memperkuat Madura United musim lalu.

Namun, ketika bursa trasnfer Liga 1 2019 putaran pertama ditutup, Fabiano Beltrame tak kunjung mendapat paspor Indonesia.

Robert sendiri menyesalkan karena pemain yang sangat ia andalkan tak bisa bermain untuk Persib Bandung dalam jangka waktu yang lama.

"Kami tidak beruntung karena Fabiano merupakan pemain yang berkualitas dan Persib kehilangannya cukup lama tahun ini," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pelatih Persib, Robert Alberts, mengatakan bahwa Fabiano tinggal menunggu satu surat lagi untuk menjadi Warga Negara Indonesia ( WNI).

"Berita terbaru yang saya dapat tengah malam tadi, dia masih butuh satu surat lagi dan hari ini saya pikir dia berada di Jakarta untuk surat lain yang dia butuhkan untuk prosesnya," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (21/8/2019).

VIDEO VIRAL Siswa SMP Bawa Parang Gara-gara HP-nya Disita Guru, Begini Nasib Sang Siswa Sekarang

VIDEO VIRAL Pengendara Keluarkan Jurus Kanuragan saat Kena Tilang, Begini Nasibnya

Fabiano dijadwalkan untuk mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 15 Agustus 2019.

Namun, karena menteri yang berwenang mengurus naturalisasi Fabiano sedang di Mekkah, maka proses pengambilan sumpah Fabiano ditunda.

Sementara itu, Komisaris PT PBB (Persib Bandung Bermartabat), Kuswara S Taryono, menyebut bahwa proses naturalisasi Fabiano dalam tahap finalisasi.

Artinya, Fabiano tak lama lagi akan sah menjadi WNI dan dapat diturunlan oleh Maung Bandung di putaran kedua.

"Persentasenya saya gak bisa bilang, tapi mohon doanya makin cepat makin bagus karena kami perlu sosok Fabiano untuk di lini belakang, untuk bisa menambah kekuatan lini belakang persib. Jadi sabar saja dulu, masih ada waktu," ucapnya.

Ambil Sumpah WNI Fabiano Tertunda

Proses naturalisasi Fabiano Beltrame kembali tertunda. Seharusnya, pemain Persib Bandung ini diambil sumpahnya pada Kamis 15 Agustus 2019.

“Proses Fabiano hari ini (kemarin) pergi ke Jakarta untuk menyanyikan lagu kebangsaan di depan pemerintha dibatalkan. Itu karena dari pihak pemerintah harus pergi ke Mekkah jadi kami menanti tanggal baru untuk Fabiano pergi ke Jakarta,” ujar pelatih Persib, Robert Rene Albert, saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran bagi pelatih dan juga manajemen. Sebab, jendela transfer paruh musim akan mulai dibuka pada 27 Agustus dan berakhir pada 19 September 2019.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Teddy Tjahyono menambahkan manajemen akan terus mengupayakan yang terbaik untuk Fabiano.

Tedy berharap proses naturalisasi Fabiano segera selesai agar dapat dimainkan di putaran kedua sebagai pemain lokal.

“Kami mengharapakan yang terbaik untuk Fabiano, semoga bisa cepat selesai dan segera kami daftarkan di putaran kedua sebagai pemain lokal,” ujar Teddy.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Umuh Muchtar akan Pensiun dari Jabatan Manajer Persib Bandung, Begini Pernyataan Lengkapnya

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved