Sadis! Junaidi Tega Bacok Dahi & Perut Ayahnya Pakai Celurit, Begini Sikap Pelaku saat Diinterogasi
Seorang anak kandung tega bacok ayahnya yang sedang tidur di ranjang menggunakan celurit.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Saya berusaha menepis tangan Junaidi (pelaku, red) saat mau membacok lagi," kata Juwariyah kepada polisi.
• Penjaga Warkop di Depok Disatroni Perampok Saat Cuci Piring, Ponsel dan Uang RP 400 Ribu Raib
Berhasil melepas celurit dari tangan Junaidi, saksi berteriak mintak tolong.
Teriakan keras Juwariyah didengar tetangga.
Tidak lama kemudian warga mulai berdatangan untuk menolongnya.
Akibat ulah pelaku itu, korban mengalami luka parah.
Korban mengalami luka robek di perut bagian kiri, hingga ususnya terurai keluar
Menurut pengakuan Juwariyah kepada penyidik, sebelumnya ia mendengar korban dengan pelaku sempat terjadi ribut.
Setelah melakukan pembacokan itu, pelaku lantas melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.
Diketahui sepeda motor tersebut telah dipersiapkan pelaku sejak sore sengaja diparkir di pelataran rumah.
Akibat luka yang dialami, korban dirujuk ke RS Muhammadiyah.
Tapi karena lumayan cukup parah, korban dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya.
• Istri Sah Anggota DPRD Malang Sebarkan Foto Syur Perempuan yang Menikah Siri dengan Suaminya
Sementara pelaku yang sempat kabur, siang harinya baru kembali ke rumah dan langsung ditangkap Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sunaryono bersama dua anggotanya.
Saat diinterograsi, seolah pelaku tidak bersalah telah menganiaya orang tuanya.
"Saya ke Gresik cari makan," aku Muhammad Junaidi kepada polisi.
Setelah cari makan di Gresik, tersangka mengaku bergeser ke Brumbun Paciran untuk mandi.