Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Rilis Aplikasi SIGAP untuk Permudah Masyarakat Membuat Paspor

SIGAP merupakan inovasi yang dibuat guna memudahkan masyarakat dalam membuat paspor

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Rilis Aplikasi SIGAP untuk Permudah Masyarakat Membuat Paspor
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat, Is Edi Ekoputranto (kanan) di kantornya, pada Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pihak kantor Imigrasi Kelas 1 non TPI Jakarta Pusat merilis aplikasi Sistem Informasi Gateaway Paspor (SIGAP).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat, Is Edi Ekoputranto, menyebut SIGAP merupakan inovasi yang dibuat guna memudahkan masyarakat dalam membuat paspor.

"SIGAP merupakan inovasi, yang memiliki sistem informasi selengkap-lengkapanya kepada pemohon (bikin paspor)," kata Edi, sapaannya, saat diwawancarai Wartawan, di kantornya, pada Selasa (17/9/2019).

Edi melanjutkan, aplikasi SIGAP ini dapat diunduh melalui smartphone android atau melalui WhatsApp.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2014 yang mengatur bahwa setelah foto dan wawancara, paspor bisa diambil selama empat hari.

Lalu setelah aplikasi ini diluncurkan, dinilai mampu memberikan kemudahan kepada masyarakat atau pemohon paspor.

"Aplikasinya sarat mengandung banyak fitur mengenai informasi tentang proses selanjutnya. Setelah wawancara, yaitu mengatur tentang bagaimana cara pembayaran, memberikan informasi kapan paspor itu akan bisa diambil," bebernya.

Cerita Rohim, Relawan Pembersih Ranjau Paku di Jalan Raya, Pernah Bersihkan Paku Hingga 1,6 Ton

Sehingga, lanjutnya, SIGAP akan lebih memberikan efisiensi kepada masyarakat terkait dengan proses pengambilan paspor yang telah jadi.

Kata Edi, SIGAP saat ini baru dapat dioperasikan pada kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat.

Dan belum terintegrasi dengan kantor imigrasi di luar Jakarta Pusat.

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat, kepada pemohon agar kiranya aplikasi ini di kemudian hari bisa berkembang dan bisa dilaunching pada seluruh kantor imigrasi yang ada di Indonesia," tutur Edi.

Diketahui, SIGAP hanya dapat digunakan untuk para pemohon paspor.

Jika pemohon paspor sudah memohon, maka nantinya nomor ponsel '08118539333' akan menginformasikan melalui pesan WhatsApp.

"Hari ini bisa langsung digunakan tapi dengan catatan, mohon paspor dulu. Karena kalau tidak ada pemohon paspor, aplikasi ini tidak akan bisa masuk," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved