Sudin Perhubungan Jakarta Timur Klaim Sudah Tertibkan Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu

Pemarkir liar di kolong tol Becakayu seolah tak pernah jera atas penindakan yang diberikan oleh Sudin Perhubungan Jakarta Timur

Sudin Perhubungan Jakarta Timur Klaim Sudah Tertibkan Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Parkir liar di kolong Tol Becakayu wilayah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sudin Perhubungan Jakarta Timur lakukan tindakan persuasif kepada para pemarkir liar di kolong Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Pemarkir liar di kolong tol Becakayu seolah tak pernah jera atas penindakan yang diberikan oleh Sudin Perhubungan Jakarta Timur mulai dari cabut pentil hingga penderakan.

Hal ini terbukti dari pemberitaan TribunJakarta.com pada Selasa (17/9/2019) kemarin. Puluhan mobil terpantau masih bercokol di bawah kolong Tol Becakayu.

Bahkan diutarakan salah satu warga bernama Ismail, petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur dan Satpol hanya sekedar lewat akibat sering dijadikan tempat parkir liar.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur Slamet Dahlan memberikan tanggapannya terkait keluhan masyarakat.

Ia mengatakan selama ini sudah melakukan penindakan namun parkir liar tetap kembali lagi terjadi.

Dijelaskannya, oknum parkir liar sebenarnya berasal dari warga itu sendiri.

Sehingga penindakan yang diberikan seolah tak efektif, karena sejumlah masyarakat sekitarlah yang menjadi oknumnya.

"Kita tetap akan utamakan persuasif dulu ke wilayahan. Karena itu bukan jalan resmi, kordinasi dengan RT, RW, Lurah, dan Satpel sangat diperlukan. Sebab oknumnya masih dari warga situ juga, untuk itu dilakukan penindakan secara persuasif dulu," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/9/2019).

Pemprov DKI Segera Tutup Industri Pembakaran Arang di Cilincing

Dekranasda DKI Jakarta Gelar Pameran Karya Seni di Jakarta Creative Hub

Slamet yang meninjau lokasi mengungkapkan parkir liar terjadi di sejumlah tempat atau bagian jalan yang memang belum difungsikan atau dibuatkan taman oleh PT Kresna Kusuma Dyandra  Marga (KKDM) selaku pengelola Tol Becakayu.

Meskipun belum ada kordinasi antara Sudin Perhubungan Jakarta Timur dengan PT KKDM ataupun sebaliknya, ia berharap pihak pengelola segera berupaya memasang pagar hingga pembatas jalan yang bersifat permanen atau lebih kokoh dari sebelumnya guna mengantisipasi parkir liar.

"Dulu pernah kita tertibkan. Tapi kendati pihak pengelola tol becakayu belum membuat tanaman dan sebagaimana mestinya. Makanya di isi (parkir liar). Oleh sebab itu, saya juga berharap pihak pengelola segera membuat taman atau fasilitas lain sebagaimana mestinya dengan segera untuk mengantisipasi hal ini terjadi lagi usai penertiban," lanjut dia.

Rencananya, sore ini pihak Sudin Perhubungan Jakarta Timur akan kembali menemui pihak warga yang melakukan parkir liar. Bila tak menaati aturan yang ada dan tak bersikap koperatif, Sudin Perhubungan Jakarta Timur akan melakukan penderekan langsung.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved