Bunuh Istri karena Tolak Hubungan Badan, Jumharyono Dinyatakan Waras

Jumharyono (43), tersangka pembunuhan istrinya, Khoriah karena alasan permintaan hubungan badannya ditolak dinyatakan waras oleh dokter jiwa RS Polri.

Bunuh Istri karena Tolak Hubungan Badan, Jumharyono Dinyatakan Waras
Istimewa
Kediaman Jumharyono di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jumharyono (43), tersangka pembunuhan istrinya, Khoriah karena alasan permintaan hubungan badannya ditolak dinyatakan waras oleh dokter jiwa RS Polri Kramat Jati.

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Dicky mengatakan Jumharyono dinyatakan waras setelah menjalani masa observasi selama 14 hari di RS Polri.

"Hasilnya tidak mengalami gangguan jiwa. Ketika dia melakukan perbuatan itu (membunuh) dia waras, sudah dipastikan secara medis," kata Dicky di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (20/9/2019).

Meski sudah selesai menjalani pemeriksaan kejiwaan, berkas perkara Jumharyono belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Dicky menuturkan penyidik Unit Reskrim Polsek Kramat Jati masih menggodok agar berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 begitu dilimpahkan.

"Berkasnya masih kita lengkapi, agar ketika dilimpahkan nanti cepat dinyatakan lengkap oleh jaksa. Masih dalam proses," ujarnya.

Terkait kondisi anak tiri Jumharyono, Dicky menyebut bocah malang yang mengalami luka bakar hingga 46 persen itu masih mengalami trauma.

Namun luka bakar RY yang diderita akibat Jumharyono melakukan percobaan bunuh diri dengan cara bakar diri berikut kontrakan sudah membaik.

"Kondisinya sudah membaik, tapi masih harus kontrol. Dia mendapat pendampingan psikologi dari Kemensos dan LPSK," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved