Persija Jakarta

Jadi Carateker Persija Jakarta, Sudirman Beri Instruksi Khusus ke Semua Pemain di Latihan

Carateker Persija Jakarta, Sudirman langsung mengambil alih tugas yang ditinggalkan Julio Banuelos Saez.

Jadi Carateker Persija Jakarta, Sudirman Beri Instruksi Khusus ke Semua Pemain di Latihan
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Pelatih sementara Persija Jakarta, Sudirman saat ditemui setelah memimpin pemain berlatih di Lapangan PS AU TNI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (21/9/2019). 

Lebih lanjut, Ferry menuturkan pihaknya sudah memberikan kesempatan kepada dua pelatih tersebut saat berhadapan dengan PSIS Semarang.

Namun, di laga menghadapi Bali United mereka harua kembali menelan kekalahan.

"Kita sudah berkomunikasi dengan dua pelatih tersebut. Mereka sudah diberi kesempatan pada saat lawan PSIS dan hari ini mereka gagal, tapi tim kalah dan ini sudah keputusan manjemen," tegasnya.

Saat ini, Persija Jakarta harus tertahan di peringkat ke-15 dengan torehan 17 poin.

Usai pertandingan Julio tak salami petinggi Persija

Persija Jakarta dipermalukan Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (19/8/2019) sore.

Kekalahan itu membuat nasib pelatih Julio Banuelos bersama Persija Jakarta sepertinya sudah berada di ujung tanduk.

Julio Banuelos kembali gagal mempersembahkan kemenangan saat Persija Jakarta dipermalukan Bali United dengan skor 0-1 pada pekan ke-19 Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/9/2019).

Suasana Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat pertandingan Persija Jakarta menghadapi Bali United, Kamis (19/9/2019).
Suasana Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat pertandingan Persija Jakarta menghadapi Bali United, Kamis (19/9/2019). (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Selepas pertandingan, lewat siaran langsung televisi terlihat Julio Banuelos tampak kecewa dengan kekalahan yang diterima Persija Jakarta.

Juru taktik asal Spanyol itu terlihat menyalami semua pemain Persija Jakarta yang duduk di bangku cadangan.

Aksi itu seakan menjadi salam perpisahan bagi Julio Banuelos bersama Macan Kemayoran.

Tak lama kemudian, Julio Banuelos terlihat terdiam bersama dengan asisten pelatih Persija Jakarta, Eduardo Perez.

Teriakan Julio Banuelos keluar dari Persija Jakarta semakin menggema di Stadion Patriot dari The Jak Mania.

Pelatih berusia 49 tahun itu memutuskan untuk masuk ke dalam ruang ganti tanpa harus menunggu pemain Persija Jakarta di lapangan.

Julio Banuelos terlihat melewati dua pimpinan manajemen Persija Jakarta yakni Direktur Marketing, Andhika Suksmana, dan Direktur Utama, Kokoh Afiat.

Terlihat tidak ada salaman yang dilakukan Julio Banuelos terhadap para petinggi Persija Jakarta itu.

Kokoh Afiat dan Andhika Suksmana terlihat bersedih melihat Marko Simic dkk kalah dari Bali United.

Kekalahan dari Bali United bisa menjadi laga terakhir Julio Banuelos bersama Persija Jakarta.

Sebelumnya manajemen Persija Jakarta sudah mengultimatum Julio Banuelos untuk memberikan kemenangan saat melawan PSIS Semarang pada pekan lalu.

Dalam laga itu, Julio Banuelos berhasil mempersembahkan kemenangan kepada Persija Jakarta sehingga nafasnya diperpanjang.

Namun sepertinya tidak ada toleransi lagi bagi Julio Banuelos saat Persija Jakarta ditumbangkan Bali United.

Suasana Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat pertandingan Persija Jakarta menghadapi Bali United, Kamis (19/9/2019).
Suasana Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat pertandingan Persija Jakarta menghadapi Bali United, Kamis (19/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Sejauh ini, Julio Banuelos hanya mempersembahkan tiga kemenangan, tujuh kali imbang, dan empat kekalahan di Liga 1 2019.

Kehadiran Julio Banuelos berarti tidak berjalan positif di Persija Jakarta pasca-menggantikan Ivan Kolev.

Selain Julio Banuelos, Eduardo Perez juga nasibnya di ujung tanduk.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul Kalah dari Bali United, Julio Banuelos Dicueki Bos Persija Jakarta

Fakta menarik pemecatan 2 pelatih Persija

Ada fakta menarik di balik pemecatan Ivan Kolev dan Julio Banuelos sebagai pelatih Persija yang melibatkan Bali United.

Julio Banuelos harus mengakhiri kerja sama dengan Persija Jakarta usai kalah dari Bali United, Kamis (19/9/2019).

Manajemen Persija memutuskan untuk tak melanjutkan kontrak Julio Banuelos karena dinilai gagal mengangkat prestasi Macan Kemayoran.

Di Liga 1 2019 Persija mepet dengan zona degradasi dengan raihan 17 poin dari 17 pertandingan.

Banuelos juga gagal membawa pasukan Ibu Kota menjadi juara Piala Indonesia 2018 setelah kalah dari PSM Makassar di final.

Pelatih asal Spanyol itu pun menjadi juru taktik kedua yang diberhentikan oleh Persija.

Sebelumnya, Persija sempat menunjuk Ivan Kolev, mantan pelatih timnas Indonesia, per Januari 2019.

Meski sempat mendatangkan optimisme, Kolev pun akhirnya harus mundur karena sederet hasil tak memuaskan.

Kolev memimpin Persija dalam 21 pertandingan dan menelan delapan kekalahan, empat hasil imbang, dan sembilan kemenangan.

Pelatih asal Bulgaria itu akhirnya meminta mundur dari Persija pada 3 Juni 2019 akibat hasil negatif yang ia raih.

Yang menarik, ada satu kesamaan di balik pemberhentian Ivan Kolev dan Julio Banuelos oleh Persija.

Keduanya sama-sama melakoni laga terakhir bersama Persija melawan Bali United.

Tak hanya itu, keduanya pun kalah dari Bali United dengan skor sama yakni 0-1.

Pada era Ivan Kolev, Persija kalah akibat gol Paulo Sergio pada pengujung laga.

Pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez saat ditemui setelah mendampingi tim berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).
Pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez saat ditemui setelah mendampingi tim berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Adapun saat dilatih Banuelos, Macan Kemayoran juga takluk 0-1 lewat gol pemain asing, Melvin Platje.

Sosok di balik kemudi Bali United juga makin menambah dramatis pemecatan dua pelatih Persija itu.

Ya, pelatih Bali United yang melengserkan dua arsitek impor itu adalah Stefano Cugurra, sosok yang tak asing di telinga The Jak Mania, suporter Persija.

Stefano Cugurra, atau yang akrab disapa Teco, adalah pelatih Persija saat menjadi jawara Liga 1 2018.

Melihat Indahnya Penyu Saat Berkunjung ke Kawasan Konservasi Laut Pulau Tidung

Pasang Surut Toko Kue Weiner Zaman Belanda di Senen: Pengaruh Runtuhnya Orde Baru dan Kompetitor

Jelang Persipura Jayapura Vs Persib Bandung: Menanti Maung Bandung Mengaum Meski Tanpa Penonton

Tak hanya itu, Teco juga mengantar Ismed Sofyan dkk merengkuh gelar Piala Presiden 2018 dan Sports Boostfix di Malaysia.

Namun Teco harus pamit dari Persija pada akhir musim lalu untuk bergabung dengan Bali United.

 Polesan Teco membuat Serdadu Tridatu kini perkasa di papan atas klasemen Liga 1 2019.

Irfan Bachdim dan kolega kini menduduki puncak klasemen dengan poin 44 dari 18 pertandingan.

Bali United pun menjadi kandidat kuat peraih gelar juara pada akhir musim nanti. (Bolasport/TribunJakarta)

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved