Video Cerita Mbah Pani Dikubur 5 Hari 5 Malam, Lakukan Ini Setelah Dengar Azan
Apa yang dilakukan Mbah Pani saat dikubur hidup-hidup selama 5 hari 5 malam untuk jalani topo pendem? Ini kesaksian Mbah Pani.
"Salat ini tidak saya lupakan."
"Sebab ini kewajiban orang Islam," terang Mbah Pani yang sepanjang mengobrol berbahasa Jawa.
• Empat Bulan Lalu Istrinya Ditemukan Membusuk, Kali Ini Giliran Aladdin
• DJ Bebby Fey Primadona di Kalangan Genderuwo, Paranormal Panglima Langit Ungkap Alasannya
Mbah Pani yang dikenal sebagai tokoh ketoprak setempat mengaku kurang piawai berbahasa Indonesia.
Informasi dari pihak keluarga, setiap tiba salat wajib keluarga akan memberitahukan Mbah Pani.
Keluarga menyampaikan datangnya waktu salat melalui lubang paralon yang terpasang di liang kubur yang juga untuk sirkulasi udara.
Melalui lubang paralon itu, sebuah tali tambang menghubungkan Mbah Pani dengan dunia luar.
Satu ujung tali terikat pada tangan kirinya, ujung lainnya di luar liang kubur.
Jika keluarga hendak menyampaikan waktu salat, tali tersebut akan ditarik sebagai kode.
Selain yang wajib, Mbah Pani melaksanakan salat sunnah selama topo pendem.
"Salat hajat dan tahajud kalau malam hari. Saya jalankan terus sekuat saya," ucap dia.
Mbah Pani tak memiliki wirid khusus yang ia baca selama menjalani ritual.
Ia membaca surat dalam Alquran maupun kalimah thoyyibah yang ia ketahui.
"Wirid sebisa-bisanya saya. Sebab saya bukan orang pintar. Saya bukan kiai."
"Sebisanya saya baca, entah itu al-Fatihah atau lainnya."
"Yang jelas saya meminta kekuatan dari Allah swt. Yang paling saya percayai ya Allah swt."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mbah-pani-dan-keluarga.jpg)