Dikira Separator, Reaksi Pemkot Jakarta Timur Soal Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang
Pemkot Jakarta Timur akhirnya berikan penjelasan gamblang perihal trotoar yang berada di tengah Jalan Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sementara pembangunan Tol Becakayu merupakan ranah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau pemerintah pusat.
"Kalau memang itu trotoar enggak ada manfaatnya kita bongkar, tapi kita harus kita koordinasi. Karena yang membangun itu dari pihak Becakayu," ujarnya.
Setelah santer diberitakan media massa, Anwar mengaku dapat keluhan dari warga terkait trotoar yang secara letak lebih tepat disebut separator.
Keluhan warga itu nantinya dibahas dalam pertemuan antara Pemkot Jakarta Timur dengan pihak pengelola dan pengembang Tol Becakayu.
"Sudah ada sebagian bilang menganggu, menambah kemacetan dan beresiko bagi pengendara motor pada malam hari," tuturnya.
Pengelola Tol Becakayu Jelaskan Alasan Bangun Trotoar di Tengah Jalan
PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pengelola Tol Becakayu menjelaskan awal pembangunan trotoar di tengah Jalan Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit.
Direktur Teknis dan Operasional PT KKDM Ayuda Prihantoro pihaknya telah menyurati Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta sebelum membangun trotoar di Jalan Kalimalang.
Namun hingga kini surat tersebut tak kunjung direspon Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta selaku pihak yang berwenang membangun trotoar di DKI.
"Sebelumnya kami sudah bersurat ke Dinas Bina Marga terkait penataan. Kami layangkan dari tanggal 28 Mei 2018 lalu. Namun sampai saat ini tidak ada respon sehingga kami mengembalikan kembali trotoar ke tempat semula," kata Ayuda saat dikonfirmasi, Senin (16/9/2019).
Yang dimaksud Ayuda dengan tempat semula yakni letak trotoar sebelum pembangunan Tol Becakayu dimulai.
Dia menuturkan pembangunan trotoar bentuk pertanggungjawaban karena dampak pengerjaan proyek merusak kondisi Jalan Kalimalang.
"Sebagai pertanggungjawaban, kami memang mengembalikan fungsi fasilitas umum sebagai imbas pembangunan Tol Becakayu," ujarnya.
Ayuda menyatakan siap membongkar dan menata trotoar di Jalan Kalimalang bila hal tersebut hasil kesepakatan dalam pertemuan lusa.
Yakni pertemuan di kantor Dinas Bina Marga Pemprov DKI antara seluruh pihak yang terlibat pembangunan Tol Becakayu dan Pemprov DKI.