VIRAL Anggota DPRD Provokasi Mahasiswa 'Turunkan Jokowi', Dilawan Mahasiswa, Addie MS Komentar
Viral video seorang mahasiswa yang tengah melawan seorang anggota DPRD Sumbar yang memprovokasi para mahasiswa, Addie MS ikut komentar.
Penulis: Suharno | Editor: Wahyu Aji
Viralnya video ini dikarenakan seorang mahasiswa berani beradu argumen dengan anggota DPRD Sumbar yang tengah memprovokasi mahasiswa.
Seperti diketahui, hari Rabu (25/9/2019) lalu, para mahasiswa di sejumlah daerah di Indonesia melaksanakan aksi unjuk rasa menolak RKUHP dan Revisi UU KPK.
Para mahasiswa di Sumatera Barat juga melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumbar.
Setelah lama berunjuk rasa, sejumlah perwakilan para wakil menerima para mahasiswa di ruangan DPRD Provinsi Sumatera Barat, untuk berdialog.
• Hasil Korea Open 2019 - Marcus/Kevin Gagal ke Semifinal, Kalah di Laga Perang Saudara
Di saat para dialog tersebut, seorang anggota DPRD Sumbar dalam rekaman video mencoba memprovokasi para mahasiswa.
Anggota DPRD Sumbar ini meminta para mahasiswa untuk keluar dalam aksi dan 'Turunkan Jokowi' (Presiden Joko Widodo, Red).
"Turunkan Presiden Jokowi, berani gak?" tanya anggota DPRD Sumbar kepada para mahasiswa yang langsung dijawab "berani".
Namun setelah itu, seorang mahasiswa mencoba menenangkan rekan-rekannya yang sudah mulai terprovokasi.
"Kawan-kawan. Kawan-kawan, ingat tujuan kita di sini"
"Jangan terprovokasi!"
"Apa tujuan kita? Tidak ada turunkan turunkan Jokowi," ujar mahasiswa tersebut ke rekan-rekannya yang langsung disambut sorakan dan tepuk tangan.
"Bapak, bapak jangan memprovokasi," sambungnya kepada para anggota DPRD Sumbar.
"Dengarkan saya bicara, bapak Dewan Perwakilan Rakyat," ujar sang mahasiswa dalam video tersebut saat ucapannya mau dipotong.
• Berhubungan Intim dengan 2 Anak Kandung, Ibu di Sukabumi: Lebih Banyak Sama yang Gede
Usai viral di mana-mana, musisi Indonesia Addie MS juga membagikan video aksi mahasiswa di DPRD Sumatera Barat tersebut.
Addie MS terkesan akan keberanian sang mahasiswa yang mencoba menenangkan suasana dan melawan anggota DPRD Sumbar yang memprovokasi.