Breaking News:

DBL DKI Jakarta 2019

Dukung Aturan Minute Play DBL Indonesia, Pelatih SMAN 59 Jakarta Tak Kesulitan Rotasi Pemain

Adanya peraturan minute play pada ajang DBL DKI Jakarta diharapkan bisa membuat semua pemain memiliki jam terbang yang lebih banyak.

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Pemain basket SMAN 59 Jakarta bernyanyi bersama setelah mengalahkan SMAN 21 Jakarta di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pelatih basket putra SMAN 59 Jakarta, Mario Hutapea sangat mendukung peraturan minute play yang diterapkan di ajang DBL DKI Jakarta.

Adanya peraturan minute play pada ajang DBL DKI Jakarta diharapkan bisa membuat semua pemain memiliki jam terbang yang lebih banyak.

Pada edisi sebelumnya, aturan minute play ini hanya menganjurkan setiap pemain turun di lapangan selama empat menit.

Namun, pada penyelenggaraannya saat ini setiap pemain diharuskan merasakan bermain selama enam menit di lapangan.

Peraturan minute play ini sudah diterapkan di kota-kota yang memakai sistem setengah kompetisi, yaitu kota Surabaya, Malang, Jogja, Bali, dan Riau.

Mario Hutapea menilai adanya peraturan tersebut membuat pemainnya merasakan kesempatan bermain yang sama di lapangan.

Debut Gemilang di DBL East Region 2019, Pelatih SMAN 61 Tak Puas dengan Performa Pemainnya

Dengan adanya peraturan tersebut membuat pelatih tidak hanya mengandalkan satu pemain saja di pertandingan.

"Kalau saya sangat mendukung sekali (aturan main DBL) semua pemain berkesempatan buat main. Pelatih tidak boleh mengandalkan 1-2 orang pemain bagus saja di tim," kata Mario kepada TribunJakarta di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019).

Dalam keikutsertaannya di ajang DBL DKI Jakarta, Mario menuturkan timnya memiliki komposisi pemain yang bagus.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved