Breaking News:

Mahasiswa yang Terlindas Rantis Polisi Ternyata Yatim, Kapolda Sulsel Angkat Anak: Sampai Saya Wafat

Kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Sulsel menabrak dua orang sewaktu aksi unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, berakhir bentrok.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Erik Sinaga
Kompas.com
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bersama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menjenguk Dicky Wahyudi mahasiswa Unibos yang jadi korban tabrak kendaraan taktis polisi di Rumah Sakit Ibnu Sina, Minggu (29/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Sulsel menabrak dua orang sewaktu aksi unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, berakhir bentrok pada Jumat (27/9/2019) malam.

Tabrakan pertama dialami oleh pengemudi ojek daring bernama Irfan Rahmatullah yang mengalami patah kaki usai ditabrak.

Setelah itu, mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar bernama Dicky Wahyudi (19) juga ditabrak dan dilindas sewaktu ingin menghindari mobil tersebut.

TONTON JUGA

Dicky Wahyudi sempat mengalami kritis dan dibawa lari ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk dioperasi usai kejadian ini.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika aparat mencoba memukul mundur massa aksi yang terlibat bentrok.

Ia menyebut pada waktu itu ada banyak asap dari gas air mata yang ditembakkan polisi sehingga membuat kendaraan taktis yang melintas tak terlihat meski rotator sirine mobil tersebut terdengar cukup keras.

"Kejadian saat itu ada tembakan gas air mata, mungkin dia juga panik tiba-tiba kena mata karena ada kabut sehingga dia tidak lihat (mobil)," kata Guntur Laupe dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com pada, Minggu (28/9/2019).

Guntur Laupe menceritakan Dicky Wahyudi adalah seorang anak yatim.

Bocah 7 Tahun dengan Berat 110 Kg di Karawang Wafat, Satia Sempat Mengaduh Kesakitan: Saya Gak Kuat

TONTON JUGA

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved