Demo di Jakarta
Aparat di Jakarta Timur Halau Seribu Pelajar yang Hendak Demo ke DPR
Ady menuturkan mereka bertolak dari wilayah Bogor, Cileungsi, Depok, Bekasi, hingga Sukabumi sejak pukul 12.00 WIB atau selepas pulang sekolah
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sekitar seribu pelajar tingkat SMP dan SMA yang melakukan long march melintasi Jakarta Timur menuju Gedung DPR RI guna berunjuk rasa berhasil dihalau aparat.
Hal ini disampaikan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo saat dikonfirmasi jumlah pelajar yang berhasil dihalau sejak siang hingga sore hari.
"Mungkin ada sekitar seribuan lebih yang berhasil kita halau. Selain di wilayah Jalan Raya Bogor (Kramat Jati), tadi ada juga (pelajar) di wilayah Cakung dan Pulogadung," kata Ady di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (30/9/2019).
Merujuk keterangan sekitar 500 pelajar dari berbagai wilayah yang berhasil dihalau di Jalan Raya Bogor dekat Pusat Grosir Cililitan (PGC).
Ady menuturkan mereka bertolak dari wilayah Bogor, Cileungsi, Depok, Bekasi, hingga Sukabumi sejak pukul 12.00 WIB atau selepas pulang sekolah.
"Kita tanyakan maksud dan tujuannya. Katanya mereka ingin ke DPR. Kita berikan penjelasan kalau situasi tidak memungkinan. Demi keselamatan mereka juga," ujarnya.
• Selain di Pejompongan, Polisi Juga Pukul Mundur Massa di Perempatan Slipi
• 79 Siswanya Bolos, Seorang Guru Bingung Hanya Tiga Orang yang Berhasil Ditemukan
Di Jalan Raya Bogor, sekitar sembilan truk besar dikerahkan guna mengangkut rombongan pelajar kembali ke asal wilayahnya.
Sebelum dipulangkan, mereka mendapat pembinaan dari aparat TNI-Polri agar tak mengulangi aksi nekat serupa yang dapat membahayakan.
"Mereka juga setuju apa yang kita sampaikan, terus kita akomodasikan dengan kendaraan angkut. Kita siapakan untuk membawa adik-adik kita ke wilayahya masing-masing," tuturnya.