Demi di Jakarta
Bawa Spanduk 'Nyalakan Tanda Bahaya', Massa Mahasiswa Mulai Mendekat Gedung DPR MPR RI
Saat ini, mereka sedang melaksanakan ibadah Salat Zuhur di masjid, area kantor TVRI, Jalan Gelora Pemuda Jakarta Pusat.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
"Polres Jakarta Utara mengamankan 36 orang dan Polres Jakarta Pusat 11 orang," ujar Argo.
Sebelumnya, massa aksi yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar terlibat bentrok dengan aparat di sejumlah titik.
Beberapa di antaranya di Jalan Tentara Pelajar, Palmerah, Pejompongan, dan Slipi.
20 pelajar diamankan Polres Metro Jakarta Utara
Polres Metro Jakarta Utara kembali mengamankan puluhan pelajar yang hendak berangkat menuju ke Gedung DPR RI, Selasa (1/10/2019).
Sedikitnya 20 pelajar diringkus dan dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara.
Mereka diamankan dari dua lokasi, yakni Stasiun Tanjung Priok dan Terminal Tanjung Priok.
Usai diamankan, mereka langsung dimintai keterangan dan didata oleh polisi.
Kebanyakan yang ditangkap mengaku berasal dari luar Jakarta, terutama daerah Jawa Barat.

Sama seperti dua penangkapan sebelumnya, kebanyakan dari puluhan pelajar itu masih duduk di bangku SMP-SMA.
IS (16), salah satu pelajar yang diamankan, mengaku diming-imingi uang Rp 20 ribu untuk ikut demo du Gedung DPR RI.
Pelajar yang mengaku berasal dari Karawang itu tak mengerti apa yang akan dia lakukan saat demo nanti.
"Iya teman kasih uang kemarin untuk demo, tapi malah jadi begini. Saya nggak tau apa-apa," katanya.
Adapun para pelajar ini juga dibawa ke lantai 6 Polres Metro Jakarta Utara guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Sidang Paripurna pelantikan anggota dewan berjalan lancar
