Bayi Malang Ditinggal di Warteg Kawasan Cengkareng dalam Kondisi Demam Tinggi

Tangis bayi menggegerkan pengunjung yang sedang makan di sebuah warung tegal (warteg) di kawasan Kayu Besar, Cengkareng, Jakarta Barat

Bayi Malang Ditinggal di Warteg Kawasan Cengkareng dalam Kondisi Demam Tinggi
Istimewa/Dokumentasi Sudinsos Jakarta Barat
Petugas Sudinsos menggendong bayi malang yang ditinggalkan di warung makan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Tangis bayi menggegerkan pengunjung yang sedang makan di sebuah warung tegal (warteg) di kawasan Kayu Besar, Cengkareng, Jakarta Barat.

Tak diketahui, siapa orang yang tega meninggalkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu di warung makan tersebut.

Koordinator Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Jakarta Barat, Amirullah mengatakan, saat ditemukan bayi tersebut dalam kondisi demam tinggi.

Warga pun membawanya ke Polsek Cengkareng sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Cengkareng.

"Ditemukannya itu Minggu malam, kondisinya sedang demam tinggi hingga 37,6 derajat dan langsung mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cengkareng," kata Amirullah saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (2/10/2019).

Jumlah Korban Demo Tolak RKUHP Mencapai 500 Orang, Mayoritas dari Masyarakat

Amirullah mengatakan, selama dua hari mendapatkan perawatan di RSUD Cengkareng, bayi yang diperkirakan baru berusia satu pekan itu dibawa ke Panti Sosial Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat.

Nantinya, bayi tersebut akan dititipkan ke Panti Balita Tunas Bangsa, Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Setelah dua hari dirawat dan kondisinya membaik, bayi tersebut sekarang sudah kami serahkan ke Panti Sosial," kata Amirullah.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved