Breaking News:

BPPT Pamerkan Charger Kendaraan Listrik Bentuk Ubur-ubur

Ada yang unik di antara mesin dan alat canggih yang dipamerkan pada PIF 2019 di Kompleks Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, pada Kamis (3/10/2019).

Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Gelata, Portable Charger Kendaraan Listrik, temuan Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), saat dipamerkan di Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019 di Kompleks Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, pada Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Ada yang unik di antara mesin dan alat canggih yang dipamerkan pada Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2019 di Kompleks Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, pada Kamis (3/10/2019).

Bentuknya seperti ubur-ubur, bagian atasnya berbentuk lingkaran dan terdapat empat tentakel berlapis besi.

Alat itu adalah Gelata, Portable Charger Kendaraan Listrik, temuan Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Maulana Dwi Nur Dawami, Staff Bidang Teknologi Kelistrikan B2TKE, menerangkan, charger portable itu satu input dan tiga output.

Input yang dibutuhkan sebesar 220-230 VAC 2.0A. Sedangkan tegangan output bervariasi mulai dari 60VDC 2.0A, 71.2VDC 2.0A dan 72VDC 2.0A.

Maulana mengatakan, Gelata akan dikembangkan untuk lima tahun ke depan agar bisa digunakan di Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).

"Ini masih dalam proses pengembangan. Karena kan proyeksi ke depan akan lebih banyak lagi kendaraan listrik," ujar Maulana.

Politikus PSI William Aditya Soroti Anggaran TGUPP yang Mencapai Rp 26 Miliar

Ulangi Kesuksesan Tahun Lalu, Tim Basket Putri SMAN 21 Jakarta Lolos ke Final DBL East Region 2019

Sedangkan dari bentuknya sendiri yang seperti ubur-ubur itu merupakan usulan spontan pimpinan BPPT saat merumuskan bentuk pengisi daya portable itu.

"Jadi waktu itu pada bertanya kan bentuknya mau seperti apa, pimpinan nyahut bikin saja seperti ubur-ubur, eh jadi, ya jadinya seperti ini," ujarnya.

Ia mengatakan pembangunan Gelata memakan biaya sampai Rp 10 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved