Selama 3 Hari, Sebanyak 687 Hewan di Jakarta Timur Telah Diberi Vaksin Rabies

Tiga hari gelar pelayanan vaksin rabies massal, sebanyak 687 ekor hewan peliharaan sudah lakukan vaksin rabies gratis di wilayah Jakarta Timur.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana vaksin rabies gratis di Jalan Pondok Sari RT 11/10, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019). 

"Data terakhir yang masuk totalnya 93 hewan yang diberi vaksin. 53 anjing dan 43 kucing," sambungnya.

Melalui vaksin rabies ini, Irma berharap warga mulai rutin melakukan vaksin untuk mendukung wilayah Jakarta yang sudaj bebas rabies.

Kemudian, ia juga berharap agar pemilik hewan tidak melepas sembarangan hewan peliharannya dan tetap menjaga baik hewan tersebut.

Agar kasus ART yang tewas akibat diterkam anjing bernama Sparta milik Bimo Aryo tak terulang lagi.

Sudin KPKP Jakarta Timur Lakukan Pelayanan Vaksin Rabies Gratis Door To Door

Petugas vaksinasi rabies di Kelurahan Kalisari, berikan pelayanan vaksin door to door.

Dalam rangka memperingati hari rabies sedunia (WRD) yang jatuh pada Sabtu (28/9/2019) lalu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta dan Sudin KPKP di 6 wilayah melakukan pelayanan vaksin rabies massal mulai Selasa (1/10/2019) hingga Kamis (10/10/2019) mendatang.

Pada Kamis (3/10/2019) pelayanan vaksin rabies gratis di wilayah Jakarta Timur diadakan di Jalan Pondok Sari RT 11/10, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Sebanyak 96 hewan peliharaan yang terdiri dari 53 anjing dan 43 kucing diberikan vaksin di lokasi tersebut.

Meskipun begitu, petugas vaksinasi rabies Sudin KPKP Jakarta Timur Giok Eka Susandi mengatakan tetap memberikan vaksin ke rumah warga.

"Kita dapat keluhan bahwa warga tersebut tidak bisa mengahandle hewannya untuk dibawa ke sini. Kemudian akhirnya kita minta nama dan alamatnya dulu, kemudian kita datangi," ucapnya di Pasar Rebo.

Sebanyak 8 ekor hewan peliharaan yang terdiri dari 3 ekor anjing dan 5 ekor kucing diberikan vaksin di rumah warga tersebut.

"Kalau seperti itu biasanya jumlah hewannya lebih dari satu. Kemudian bisa jadi agresif atau ukurannya besar. Makanya kita samperin ke rumah," sambungnya.

Ia pun mengimbau agar warga lainnya juga bisa melakukan hal yang sama. Ketika menemukan kendala lebih baik berkonsultasi dengan petugas yang ada.

Sebab ketika mengatahui masalahnya, petugas bisa memberikan layanan door to door. Hal ini juga upaya yang dilakukan untuk tetap mendukung dan menjaga Jakarta supaya tetap bebas rabies.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved