Wali Kota Tangerang Minta Jajarannya Tidak Gagap Teknologi

Pembekalan juga bisa dijadikan jembatan untuk memfasilitasi kemampuan pegawainya agar bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Wali Kota Tangerang Minta Jajarannya Tidak Gagap Teknologi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan pembekalan Ujian Dinas dan Penyesuasian ijazah di Aula Gedung Cisadane, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan pembekalan Ujian DInas dan Penyesuasian ijazah.

Pembekalan tersebut diikuti sebanyak 145 pegawai dalam golongan pengatur Tk. I (II/d).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan tujuan diadakannya kegiatan di atas untuk memberikan kesempatan kepada pegawai untuk dapat meningkatkan karirnya.

“Yaitu dengan kenaikan pangkat dan golongan serta mendapatkan kenaikan pangkat sesuai dengan jenjang pendidikan yang dimiliki,” jelas Arief di Aula Gedung Cisadane, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (3/10/2019).

Ia melanjutkan, pembekalan dan ujian dinas maupun penyesuaian ijazah merupakan satu dari beberapa syarat perjalanan karir di Pemerintahan Kota Tangerang.

Pembekalan juga bisa dijadikan jembatan untuk memfasilitasi kemampuan pegawainya agar bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sempat Ditutup Karena Ada Aksi di DPR, GBK Mandiri I See Fest Kembali Digelar

“Harus dimaksimalkan sebaik mungkin, upgrade kemampuan diri masing-masing pegawai sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. sekarang eranya sudah bukan masyarakat yang mengikuti pemerintahan lagi,” ucap Arief.

Arief juga mengimbau agar seluruh birokrat Pemkot Tangerang mampun menguasai perkembangan teknologi serta mampu mengimplementasikan dalam pelaksaan tugas.

“Proses administrasi di Kota Tangerang sudah online, jangan sampai masih ada pegawai yang gagap teknologi,” imbau Arief.

Sebagai informasi, dari 145 peserta pembekalan nantinya akan dibagi menjadi 113 pegawai untuk mengikuti ujian dinas pada tanggal 4 Oktober 2019.

Sementara 32 pegawai sisanya akan mengikuti ujian penyesuaian ijazah pada tanggal 14 Oktober 2019.

Di mana semua ujian akan dilaksanakan menggunakan komputer.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved