Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Rp 2,4 Miliar, Fraksi PDIP: Masih Layak, Rumahnya Masih Bagus

Dijelaskan Gembong, usulan renovasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta ini sendiri bukan merupakan hal yang baru.

Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Rp 2,4 Miliar, Fraksi PDIP: Masih Layak, Rumahnya Masih Bagus
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Rumah dinas Gubernur DKI, di Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). 

"Kita pertanyakan ini nanti dalam pembahasan di Badan Anggaran, cuma sekarang belum disampaikan, jadi kita belum bisa komentar banyak," tuturnya.

Anggaran Rp 2,4 miliar untuk perbaikan genting bocor

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp 2,4 miliar untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Anggaran sebesar itu diusulkan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta dalam draf pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 DKI Jakarta.

Kepala Dinas Citata DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan, anggaran itu akan digunakan untuk memperbaiki bagian genting yang bocor hingga mempercantik interior rumah.

"Atapnya sudah mulai keropos, interior-interiornya juga. Ruang-ruang itu kan perlu ada perapian, pengecatan ulang," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019).

"Tapi, paling banyak ya atap sama plafon, itu hampir mau diangkat," tambahnya menjelaskan.

Puaskan Diri, Pria 24 Tahun Maling Pakaian Dalam Wanita di Tangerang & Koleksi Lebih dari Selusin CD

Ia pun menilai, anggaran sebesar itu wajar lantaran rumah dinas Gubernur DKI Jakarta termasuk dalam kategori cagar budaya kelas B.

Cagar budaya kelas B sendiri merupakan bangunan cagar budaya yang dapat dipugar dengan cara restorasi.

"Karena ini pemugaran, enggak boleh mengubah prinsipnya. Paling itu harus dibersihkan, dikembalikan seperti semula, enggak boleh mengubah," ujarnya.

"Bangunan-bangunan cagar budaya itu agak susah, kaidah yang harus dipenuhi banyak," tambahnya.

Dijelaskan Heru, pihaknya sebenarnya telah lama menganggarkan dana untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI ini, namun anggaran itu selalu dibatalkan dan dialokasikan untuk program lainnya.

"(Sempat) diajukan, kemudian ditunda," kata Heru.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved