Beredar Lagi Video Panas Gadis yang Disebar Mantan Pacar, Kini di Palembang, Serupa Mojang Bandung

Kasus foto dan video panas gadis Palembang yang viral di media sosial instagram (IG) dan bahkan Whatsapp (WA), telah memunculkan sejumlah fakta.

Beredar Lagi Video Panas Gadis yang Disebar Mantan Pacar, Kini di Palembang, Serupa Mojang Bandung
Istimewa
Ilustrasi video mesum. 

"Dia upload ini agar semua orang bisa tau dan melihatnya, untuk mempermalukan korban karena sakit hatinya," tambahnya.

Ketika Lora Fadil Pamerkan 3 Istri di Pelantikan DPR, Angelo Wake Kako Pamerkan Ini, Warga Memuji

4. Tersangka diamankan

Akibatnya korban merasa tak senang dan langsung melaporkan kejadian tersebut.

Kini Rivan menjadi tersangka dan harus mendekam di balik jeruji besi Ditreskrimsus Polda Jambi.

Karena perbuatannya tersebut Rivan mendapat sangkaan telah melanggar Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) UU RI Nomor 44/2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Berpura-pura Jadi Dukun, Pria Asal Tangerang Mencabuli Dua Gadis Korban Santet

5. Kasus serupa

Kasus hampir serupa juga pernah menimpa mojang atau gadis Bandung.

Sebelumnya, warganet sempat dihebohkan lagi dengan beredarnya video panas dua sejoli warga Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung

Dilansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Tersebar Video Arjasari Bandung di Instagram, Balas Dendam Mantan Pacar Karena Putus', video panas sepasang pemuda bukan suami istri ini tersebar melalui sejumlah akun Instagram

Kronologi tersebarnya video panas pasangan muda ini berawal dari kisah asmara antara mojang Bandung berinisial WT (20), dengan lelaki berinisial DR (22).

Selama berpacaran, mereka sempat berhubungan badan.

Menggunakan telepon selulernya, DR rupanya merekam semua perbuatan mereka.

Terdakwa penyebar video syur Arjasari Kabupaten Bandung saat mendengarkan keterangan saksi, Mega, Puput dan Yudi di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Rabu (21/8/2019)
Terdakwa penyebar video syur Arjasari Kabupaten Bandung saat mendengarkan keterangan saksi, Mega, Puput dan Yudi di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Rabu (21/8/2019) (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

DR nekat menyebarkan rekaman video itu sebagai balasan karena tak menerima keputusan WT menyudahi hubungan mereka.

Menggunakan akun Instagram milik WT, DR menyebarkan foto-foto WT dalam keadaan tanpa busana.

Tak sampai di situ, ia pun mengunggah rekaman video saat mereka melakukan hubungan suami istri.

Akibat perbuatannya, DR pun ditangkap dan diseret ke pengadilan.

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Bale Bandung terungkap penyebaran video panas itu dilakukan DR pada Mei 2019.

DR menyebarkannya melalui tiga akun Instagram, yang semuanya mengatasnamakan WT.

"Padahal, kakak saya enggak pernah punya Instagram. Tahu-tahu ada postingan dan Instastory Instagram, isinya foto dan video kakak saya sedang berhubungan intim dengan pelaku," ujar Mega, adik WT, saat bersaksi di PN Bale Bandung, Rabu (21/8).

Kecurigaan mengarah ke DR karena sebelumnya DR memang pernah mengancam akan mempermalukan WT jika WT memutuskannya.

"Kakak saya sempat cerita minta putus sama dia. Tapi dia malah ngancam kakak saya. Kalau diputusin, akan dipermalukan se-Kecamatan Arjasari. Saya enggak tahu maksudnya apa, tapi setelah putus, tiba-tiba ada video itu," ujar Mega.

Sosok Muhammad Basurrah Suami Dhawiya Zaida, Menantu Elvy Sukaesih Ini Bukan Orang Sembarangan

Dalam video yang diunggah DR, kata Mega, hanya wajah kakaknya yang terlihat.

"Kakak saya enggak punya Instagram. Dia enggak pernah memposting video dan foto itu," ujarnya.

Selain menghadirkan Mega, persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi juga menghadirkan Puput (22), teman WT.

Puput mengatakan, pada Mei 2019, ia di-follow oleh akun Instagram mengatasnamakan WT. Namun, akun itu mem-private semua unggahannya.

"Karena akun Instagramnya di-private, saya pun mem-follow IG itu. Itu sebabnya, ketika IG itu posting foto dan video (syur), saya tahu. Saya screenshoot dan saya tanyakan langsung ke korban," ujar Puput.

Saat itulah, kata Puput, WT tahu bahwa video dan foto tersebut tersebar di instagram.

Tak terima dengan perbuatan itu, WT pun melaporkan DR ke Polres Bandung. DR ditangkap tak lama setelah itu.

Kemarin DR, yang juga dihadirkan di persidangan, sama sekali tak membantah penyataan Mega dan Puput. Ia hanya terdiam sepanjang persidangan.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejari Bale Bandung, Agus R, mengatakan, yang pertama diunggah terdakwa di instagram adalah foto WT yang tanpa busana.

Saat mengetahui foto itu dari adik dan temannya WT sempat mengirimkan pesan pada DR agar tidak macam-macam.

Tapi, alih-alih takut, perbuatan terdakwa justru menjadi-jadi.

Terdakwa justru kembali mengunggah foto-foto asusila itu melalui akun berbeda.

Tak hanya foto, tersangka juga mengunggah video saat mereka tengah berhubungan badan.

"Terdakwa marah dan ingin mempermalukan WT karena menganggap saksi WT berselingkuh, tidak menepati janji untuk tetap bersama dengan terdakwa," kata Agus.

Berpacaran Selama 5 Tahun, Pasangan Tidak Sah Aborsi Janin Karena Malu, Hal Ini yang Dilakukan

Selain alat bukti data elektronik akun Instagram, jaksa juga menggandeng saksi ahli informasi dan transaksi elektronik.

Kata jaksa, saksi ahli Denden Imadudin Soleh menilai terdakwa tidak memiliki hak untuk menyebarkan video hingga bisa dilihat oleh akun-akun lain.

"Apalagi, postingannya memuat gambar yang melanggar kesusilaan" ujar jaksa.

Atas perbuatannya, jaksa mendakwa DR dengan Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana di atas 5 tahun.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Kukuh Kalinggo Yuwono. (TribunJambi/TribunJabar/TribunJakarta.com)

Penulis: Suharno
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved