WNA Thailand yang Ditangkap Polres Jakarta Utara Nekat Jadi Kurir Sabu untuk Obati Ayahnya

JS ditangkap dengan peran kurir, tanpa ada temuan mengonsumsi narkoba.

WNA Thailand yang Ditangkap Polres Jakarta Utara Nekat Jadi Kurir Sabu untuk Obati Ayahnya
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
JS (tengah), saat diekspos di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Seorang Warga Negara Asing bernama JS (22) terjaring Operasi Nila Jaya 2019 yang dilakukan Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara.

Wanita asal Thailand itu ditangkap usai kedapatan menyimpan sabu sebanyak 270 gram di dalam kamar hotelnya.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Kurniawan Hartono mengatakan JS ditangkap dengan peran kurir, tanpa ada temuan mengonsumsi narkoba.

Dikatakan Kurniawan, JS nekat menjadi kurir sabu untuk mengobati ayahnya yang tengah sakit.

"JS dijanjikan dari bosnya itu akan membiayai pengobatan ayahnya yang sedang sakit," kata Kurniawan, Rabu (9/10/2019).

Dari keterangannya, ayah JS diketahui sedang sakit mata dan kaki hingga tak bisa berjalan.

Ia membutuhkan dana sebesar 70.000 baht Thailand atau sekitar Rp 33 juta.

"Ayahnya tidak tahu dirinya transaksi narkoba dan ditahan di Jakarta," ucap Kurniawan.

Kurniawan menyatakan, JS sudah menjadi target anggotanya. Pelaku sudah diintai membawa sabu dari negara asalnya.

Ia berhasil lolos dari pemeriksaan di bandara karena menyimpan barang bukti di dalam tas yang ditentengnya, bukan dalam tas besar yang mesti melalui pengecekan sinar X-ray.

Kurniawan menambahkan, JS kesulitan ketika diajak berkomunikasi karena hanya fasih berbahasa Thailand.

"Jadi kita hubungi kedutaan dan Mabes Polri karena ini divisi internasional. Lalu dari kedutaan Thailand memberikan bantuan hukum kepada JS ini dan bersama penerjemahnya," tutup Kurniawan.

Adapun dalam Operasi Nila Jaya ini, selain menangkap JS, Polres Metro Jakarta Utara juga mengamankan 18 tersangka narkoba lainnya.

"Mereka dijerat dengan pasal 114 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara, Budhi Herdi Susianto.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved