Wali Kota Jakarta Timur Tinjau Lokasi Kebakaran di Cawang Kramat Jati, Berharap Ada Pengembang
Pemkot Jakarta Timur meninjau lokasi kebakaran yang melanda 20 rumah semipermanen di Kampung Dalam Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pemkot Jakarta Timur meninjau lokasi kebakaran yang melanda 20 rumah semipermanen di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RT 04 dan 05 RW 01, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (11/10/2019).
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar bersama istrinya yang juga Ketua TP PKK Jakarta Timur Diah Anwar meninjau langsung sejumlah tenda pengungsian serta fasilitas pendukung lainnya bagi 240 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Dalam sela-sela peninjauan, Anwar melakukan dialog dengan sejumlah korban kebakaran terkait persedian logistik yang ada.
• Gerindra Sebut Tidak Tepat Bandingkan Anies dan Ahok Soal Keterbukaan Anggaran
Sedangkan Diah Anwar menyempatkam diri untuk menggendong seorang bayi korban kebakaran yang baru berusia satu minggu.
"Kita meninjau lokasi kebakaran. Tentunya kita memonitor dari dapur umum, posko kesehatan termasuk juga posko penyediaan air bersih. Alhamdulillah saya berbincang langsung dengan mereka dan tak ada kekurangan dan justru lebih," jelas Anwar di lokasi, Jumat (11/10/2019).
Setelah bekeliling dan meninjau, Anwar juga memberikan bantuan kebutuhan sandang, perlengkapan mandi dan salat secara simbolis kepada perwakilan satu di antara warga.
Selanjutnya, ia pun berharap agar lokasi tersebut bisa diambil oleh pihak pengembang, dengan tujuan supaya masyarakat merasakan hidup yang lebih sejahtera.
Sebab jika melihat lokasi tersebut, Anwar menilai akses lokasi sulit dan kawasan padat.
Tak lupa ia memberikan imbauan bagi para warga agar kejadian serupa tak terulang.
Mulai dari sikap waspada hingga peningkatan kesadaran masyarakat terkait bahaya kebakaran.
"Kita punya forum supaya mereka waspada. Pertama korsleting listrik, karena masih banyak warga yang menggunakan kabel yang tidak berstandar. Tentunya kita terus mengingatkan dan menyadarkan masyarakat sampai itu semuanya terminimalisir. Mulai dari RT sampai tingkat tertinggi juga turut membantu sosialisasi pencegahan kebakaran," tandasnya.
• SPBU di Setu Cipayung Jakarta Timur Terbakar, Pengendara Bermain Handphone Jadi Penyebabnya
Diketahui, pada Rabu (9/10/2019) sekira pukul 18.50 WIB lokasi tersebut dilalap si jago merah dan mengakibatkan 20 rumah semi permanen hangus terbakar.
Saat kejadian, 17 unit pemadam kebakaran dan 80 personel Sudin PKP Jakarta Timur dikerahkan guna melakukan evakuasi.
Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 1 M. (*)