Gerindra Sebut Tidak Tepat Bandingkan Anies dan Ahok Soal Keterbukaan Anggaran

"Kalau konteksnya membandingkan dengan Ahok tidak tepat. Era Ahok itu hanya 2016 yang di-upload, sedangkan 2015 dan 2014 enggak," ucapnya

Gerindra Sebut Tidak Tepat Bandingkan Anies dan Ahok Soal Keterbukaan Anggaran
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra Syarif saat ditemui awak media di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta dinilai tertutup dalam pembahasan cikal bakal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Sejumlah pihak pun sempat membandingkan soal keterbukaan anggaran di masa pemerintahan Anies dengan Guburnur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Meski demikian, Wakil Ketua sementara DPRD Syarif dari Frakso Gerindra menilai, sangat tidak tepat membandingkan era kepemimpinan Anies dan Ahok.

Pasalnya, pada era Ahok, dokumen KUA-PPAS itu sendiri hanya bisa diakses pada tahun 2016 saja.

"Kalau konteksnya membandingkan dengan Ahok tidak tepat. Era Ahok itu hanya 2016 yang di-upload, sedangkan 2015 dan 2014 enggak," ucapnya, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, pembahasan anggaran pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini sudah terbuka dan trasnparan.

Ia pun meyakini, Pemprov DKI akan segera mengunggah dokumen Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang menjadi cikal bakal APBD 2020 setelah dibahas oleh Badan Anggaran DPRD DKI.

"Kalau sudah dibahas, iya (diunggah)," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Usulan anggaran APBD 2020 itu sendiri masih sangat mungkin mendapat perubahan sehingga Syarif menyebut, publikasi dokumen tersebut lebih baik dilakukan setelah dibahas di Badan Anggaran DPRD DKI.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved