Menkopolhukam Wiranto Diserang

Bersama Cucunya, Wakil Presiden Jusuf Kalla Kembali Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

Mereka memasuki area RSPAD Gatot Soebroto melalui gerbang Cerebro Vascular Center yang terdapat di rumah sakit tersebut.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Suasana saat mobil bernomor polisi RI 2 yang ditumpangi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan cucunya, Safa Kalla keluar dari gerbang Cerebro Vascular Center RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019). 

Kata AHY, Wiranto sedang dalam pengawasan yang ketat dari tim dokter.

Menurutnya, kondisi Wiranto saat ini masih dalam tahap pemulihan.

Namun, AHY tak mengetahui berapa lama proses pemulihan kondisi Wiranto.

"Saya tidak tahu. Mohon nanti ditanyakan langsung kepada dokter. Karena tentunya dokterlah yang memiliki otoritas menjawab masalah recovery (pemulihan)," ucapnya.

Mewakili keluarga SBY, AHY mendoakan Wiranto beserta keluarganya diberikan kesabaran, ketegaran, dan dapat beraktivitas seperti semula.

Ruhut Sitompul: Calon Menteri Tak Usah Cemas & Jangan Matikan HP

"Semoga tetap sabar, tegar, dan mudah-mudahan bisa segera pulih dan bisa beraktifitas seperti sedia kala,"

AHY beserta SBY dan Ibas baru dapat menjenguk Wiranto hari ini lantaran baru sampai dari luar kota.

Namun AHY tak menyebut secara detail ihwal kota apa yang dikunjungi.

Meski begitu, AHY beserta keluarganya selalu mendoakan kesehatan Wiranto.

"Kami mendoakan semoga beliau bisa diberikan kekuatan, bisa kembali pulih seperti sedia kala. Doa kami tentu kepada pak Wiranto, ibu (istrinya) juga, dan keluarga," ujarnya.

AHY menilai apa yang terjadi pada Wiranto merupakan hal yang sangat keji.

Dia sangat mengecam keras tindakan tersangka penusukan Wiranto.

"Karena situasi seperti ini sangat memprihatinkan kita semua. Tentunya apa yang terjadi itu begitu keji, bisa terjadi kepada siapapun," ucapnya.

Dia pun berharap agar insiden tersebut tak terjadi lagi terhadap orang lain.

"Tentunya kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang terhadap orang lain, terhadap siapapun di negeri ini," kata AHY.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved