Menkopolhukam Wiranto Diserang
Hermawan Sulistyo Ungkap Motif Sebenarnya Penusukan Wiranto, Polisi Sebut Pelaku Tertekan Karena Ini
Menurutnya, sosok Wiranto bukanlah musuh kelompok garis keras mengingat keluarganya yang religius dan dekat dengan agama.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - Pengamat politik sekaligus Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Kapuskambas UBJ) Hermawan Sulistyo menjelaskan analisanya mengenai motif sebenarnya pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto.
Hermawan Sulistyo menuturkan motif yang digunakan pelaku bukanlah hal yang lazim.
Bahkan, Hermawan Sulistyo menyinggung soal Amerika dan Surga.
TONTON JUGA:
• Usus Wiranto Dipotong 40 Cm, Hermawan Sulistyo Temukan Keanehan Senjata Kunai yang Dipakai Penyerang
"Yang agak aneh buat saya itu, terdapat warna lain senjata kunai...biasanya itu hanya hitam saja dan ada lingkaran itu untuk tali. Penggunaan kunai ini normalnya oleh ninja dibarengi surikem, logam bintang tiga yang stabil dilempar."
"Diantara lempar-lempar itu maka dia bisa lempar kunainya. Kalau meleset bisa lempar lagi dan dipakai lagi. Jadi ini spesifik," tutur Hermawan Sulistyo.
Selain itu, Hermawan Sulistyo menuturkan seharusnya jika memang kejadian itu rekayasa maka menggunakan senjata biasa.
Hermawan Sulistyo bahkan merasakan keanehan dengan penyerangan Wiranto tersebut.
Menurutnya, sosok Wiranto bukanlah musuh kelompok garis keras mengingat keluarganya yang religius dan dekat dengan agama.
• Putranya Syok Niat Ngeprank Berujung Cekcok di Mal, Uya Kuya Bocorkan Pengalaman Dikejar Pakai Pisau
Dengan berbagai fakta yang ada, Hermawan Sulistyo membantah adanya peristiwa rekayasa penusukan kepada Wiranto.
"Siapa yang mau rekayasa dengan resiko tinggi seperti itu?" tegas Hermawan Sulistyo.
INI VIDEONYA:
Lebih lanjut, Hermawan Sulistyo justru menuturkan motif sebenarnya pelaku penusukan, Abu Rara.
• Viral Sebut Emil Salim Sesat, Terkuak Perlakuan Arteria Dahlan Kepada Sang Ibunda
Bahkan, ia menilai Abu Rara merupakan generasi baru di dunia jaringan teroris.
"Pelakunya itu menurut saya generasi baru yang punya motif bukan untuk meneror melawan Amerika atau Barat, tetapi ia mau ke surga," ucap Hermawan Sulistyo.