Presiden Joko Widodo Resmikan 'Tol Langit' Palapa Ring: Jangan Dipakai Sebar Hoaks

"Harus diingat, koneksi yang cepat jangan disalahgunakan. Untuk fitnah, hoaks, fake news, ini yang harus dicegah," kata Jokowi

Presiden Joko Widodo Resmikan 'Tol Langit' Palapa Ring: Jangan Dipakai Sebar Hoaks
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Presiden RI Joko Widodo turut berduka cita atas meninggalnya BJ Habibie, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan proyek jaringan serat optik Palapa Ring, dalam sebuah acara di Istana Negara, Senin (14/10/2019).

Proyek ini terdiri dari tiga paket, yakni barat, tengah dan timur.

Proyek backbone ini telah rampung bersamaan dengan selesainya Palapa Ring paket Timur sejak Agustus 2019 kemarin.  Ketiga paket Palapa Ring tersebut sudah melewati periode uji coba operasional dan komersial.

Menurut Presiden Joko Widodo, ini adalah bentuk perhatian pemerintah atas adanya ketimpangan yang tajam antar-daerah dalam hal konektivitas digital.

Pantauan KompasTekno dari live streaming di kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Presiden Joko Widodo mengatakan ada wilayah dengan jaringan internet yang kencang, namun di sisi lain ada pula yang terlalu lambat.

Ia pun menilai hadirnya proyek Palapa Ring ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah.

Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian Palap Ring, Senin (14/10/2019)

(YouTube Sekretariat Kabinet)
Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian Palap Ring, Senin (14/10/2019) (YouTube Sekretariat Kabinet) ()

"Yang paling berat dan agak mundur memang bagian timur. Medannya berat, dan tidak semua di papua pakai fiber optik. Banyak yang pakai antena besar, microwave," kata Presiden Joko Widodo.

"Oleh karena itu pemerintah berkomitmen tuntaskan Palapa Ring sebagai tol langit. Tidak hanya memajukan sektor ekonomi, tapi juga sektor sosial budaya politik dan pemerintahan. Inilah yang akan menyambungkan negara kita," lanjutnya.

Sebagai informasi, Palapa Ring Barat resmi diluncurkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara pada tahun lalu.

Proyek itu akan menjangkau wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau dengan dukung jaringan kabel serat optik sepanjang 1.980 km.

Halaman
123
Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved