Menkopolhukam Wiranto Diserang

Wiranto Ditusuk, Hermawan Sulistyo Analisis Senjata Kunai Penyerang dan Temukan Keanehan Ini

Hermawan Sulistyo menuturkan terdapat beberapa keanehan yang dilihatnya dari senjata tersebut.

Wiranto Ditusuk, Hermawan Sulistyo Analisis Senjata Kunai Penyerang dan Temukan Keanehan Ini
YouTube/Talkshow Tv One
Hermawan Sulistyo 

"Kalau rekayasa itu mengambil jenis senjata yang umum dipakai, tak spesifik. Kunai itu senjata yang digunakan ninja pada 300 - 500 tahun lalu," beber Hermawan Sulistyo.

"Jadi artinya susah mendapatkannya?" tanya pembawa acara.

"Ya memang susah di Jepang enggak ada...paling ada tempat souvenir disana tetapi bentuknya yang enggak bahaya," jelas Hermawan Sulistyo.

Kata-kata Bijak Bella Saphira Setelah Hebohnya Dandim Kendari Dicopot, Rossa Sampai Bereaksi Begini

Lantas Hermawan Sulistyo menyoroti keanehan dari senjata kunai yang dipakai untuk menyerang Menkopolhukam Wiranto.

Hermawan Sulistyo menuturkan keanehan senjata kunai yang digunakan secara tunggal di penyerangan tersebut.

"Yang agak aneh buat saya itu, terdapat warna lain senjata kunai...biasanya itu hanya hitam saja dan ada lingkaran itu untuk tali. Penggunaan kunai ini normalnya oleh ninja dibarengi surikem, logam bintang tiga yang stabil dilempar."

"Diantara lempar-lempar itu maka dia bisa lempar kunainya. Kalau meleset bisa lempar lagi dan dipakai lagi. Jadi ini spesifik," tegas Hermawan Sulistyo.

Hermawan Sulistyo Ungkap Motif Sebenarnya Penusukan Wiranto, Polisi Sebut Pelaku Tertekan Karena Ini

SIMAK VIDEONYA:

Hermawan Sulistyo menuturkan, jika memang rekayasa seharusnya menggunakan senjata yang biasa dipakai.

Tak Melulu Cantik, Ketua BEM UGM M Atiatul Muqtadir Ungkap Kriteria Istri Idaman: Siapkan Proposal!

"Ada dugaan ini tipe gunting...ini mah kunai cuman agak panjang dari yang normalnya. Kalau di Jepang sebagai souvenir dan bisa beli online, ini bisa ditelusuri," beber Hermawan Sulistyo.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved