Bukan Maju, Perahu Karet Tim Ini Malah Berputar saat Lomba Dayung Pusterad

Berbanding terbalik dengan yang lain, peserta lomba dayung di Waduk Setu Cipayung, Jakarta Timur, ini siap kalah sebelum berjuang.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Yasin, Rizki, Harry, Andika dan Sodik, peserta lomba dayung yang digelar Pusterad di Waduk Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Berbanding terbalik dengan yang lain, peserta lomba dayung di Waduk Setu Cipayung, Jakarta Timur, ini siap kalah sebelum berjuang.

Yasin, Rizki, Harry, Andika dan Sodik turut serta dalam lomba dayung yang digelar Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat (Pusterad) di Waduk Setu hari ini, Rabu (16/10/2019).

Mental siap kalah ini tentunya dilandasi suatu alasan, satu diantaranya ialah ketika melihat kekompakan pada tim.

Yasin, satu di antara peserta, mengatakan saat mendayung regunya kurang kompak.

Sehingga tenaga di sebelah kanan dan kiri berbeda.

"Kita kurang kompak. Jadi karena pas mendayung lebih kuat di kanan makanya jadi berputar terus. Pas lagi pemanasan pun begitu," ucap Yasin.

Saat pemanasan, Yasin mencoba kompak namun tetap saja selama beberapa menit perahunya justru berputar di tempat bukan mengarah maju mencapai garis finish.

"Dari pas latihan itu kita semua sudah siap kalah. Tim siap kalah lah ibaratnya. Alhamdulillah tadi juara dua dari belakang."

"Padahal saya mikir buat nyentuh finish tuh bakalan lama karena perahu kita berputar terus bukan maju," sambung seraya tertawa.

Kendati demikian, menurutnya perlombaan ini bukanlah soal menang atau kalah.

Terpenting, bagaimana timnya mau mencoba tanpa patah semangat sekalipun sudah siap kalah.

Sikap mau mencoba dan tak takut menghadapi puluhan peserta lain membuat hati mereka lega dengan sendirinya.

"Tapi enggak apa-apa, yang penting sudah coba dan ikut partisipasi. Meskipun dua dari belakang kita tetap bisa menyentuh garis finish."

"Nanti kalau ada lomba lagi tinggal dilatih aja yang penting tekniknya sudah tahu," tandas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved