Kabinet Jokowi Maruf Amin

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Gerindra DKI: Masa Mau Gebuk Terus

"Ya enggak apa-apa demi kepentingan bangsa. Semua ukurannya kepentingan bangsa, masa mau gebuk (pemerintah Jokowi) terus," ucapnya

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Gerindra DKI: Masa Mau Gebuk Terus
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik, Senin (20/8/2018) di Bawaslu DKI. TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino 

"Dengan pakaian putih, ya kan?" kata pembawa acara.

"Kodenya," ucap Gun Gun Heryanto.

Namun pengamat politik lainnya menyoroti celana yang dikenakan Prabowo Subianto.

Berbeda dengan yang lain, Prabowo Subianto memakai celana berwarna cokelat khas Partai Gerindra.

"Ini tapi celananya masih Gerindra," ucap pengamat politik itu.

Walau begitu Gun Gun Heryanto menduga kehadiran Prabowo Subianto terkait dirinya yang digadang-gadang akan mengisi posisi Menteri Pertahanan.

"Saya menduga yang kedua, sebagai menteri," kata Gun Gun Heryanto.

Gun Gun Heryanto menilai kedatagan Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan bukan sebagai Ketua Umum.

"Bukan hanya ketua umum," jelas Gun Gun Heryanto.

"Biasanya kalau ketum, pasti tidak dateng ke istana ke momen seperti ini," tambahnya.

Mengenai celana cokelat yang dikenakan Prabowo Subinato, Gun Gun Heryanto menganggap tak ada warna khusus untuk memenuhi undangan Jokowi.

SIMAK VIDEONYA:

Prabowo Paling Ditunggu Publik

Pengamat Politik Adi Prayitno mengungkap peluang Prabowo untuk diangkat Jokowi menjadi menhan.

Dilansir TribunWow.com, peluang Prabowo diungkapkan Adi Prayitno dalam siaran langsung kanal YouTube KOMPASTV, Senin (21/10/2019).

Adi Prayitno menyebut kabar Prabowo menjadi menteri sebagai kabar yang sangat ditunggu oleh masyarakat.

"Ini adalah salah satu kabar yang paling banyak ditunggu oleh publik soal apakah Prabowo memang akan menjadi salah satu menteri Jokowi," ujar Adi Prayitno.

"Dan santer terdengar kan Prabowo diplot sebagai Menhan," imbuhnya.

Jika Prabowo benar hadir sore ini atau besok di Istana Negara, maka masyarakat akan semakin yakin bahwa Ketum Gerindra ini akan diangkat menjadi menteri.

"Yang paling menarik paling banyak ditunggu oleh orang bagaimana Prabowo hadir di Istana Negara sore ini atau besok," ujar Adi Prayitno.

"Yang akan semakin menebalkan keyakinan publik bahwa Prabowo akan menjadi salah satu menterinya Jokowi," sambungnya.

Meski Prabowo akan hadir di Istana Negara, ternyata tidak berarti komunikasi koalisi pendukung internal Jokowi-Ma'ruf soal pemilihan menteri ini sudah selesai.

Adi Prayitno menyebut masih ada pihak-pihak yang belum sepenuhnya menerima nama-nama tokoh yang dikabarkan akan menjadi menteri.

"Mestinya sudah selesai, tapi kalau melihat riak-riak kecil yang berkembang, sepertinya belum selesai sepenuhnya," kata Adi Prayitno.

Menurut Adi Prayitno, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh belum diajak berdiskusi sama sekali mengenai susunan menteri.

"Misalnya kemarin Pak Ketua Umum NasDem masih mengatakan bahwa belum diajak bicara apapun soal komposisi menteri," tuturnya.

Maka dari itu, Adi Prayitno berpendapat di satu sisi masih ada masalah komunikasi yang menghambat pencalonan menteri Jokowi dari pihak internal.

"Itu artinya di saat mau pengumuman tentang kabinet Jokowi 5 tahun ke depan, masih ada satu partai politik yang merasa tidak engage dan dilibatkan proses penentuan postur kabinet."

"Itu artinya ada persoalan-persoalan komunikasi yang tersumbat," terangnya.

Di sisi lain, muncul tuntutan agar Jokowi segera mengumumkan nama-nama menteri secepatnya sehingga ada beberapa tokoh yang dipanggil ke istana.

"Tapi karena tuntutan untuk segera mem-publish soal siapa saja calon menteri, maka kemudian hari ini running nama-nama itu," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved