Pasutri Pemilik Rumah yang Terbakar di Kebon Jeruk Mengalami Luka Bakar 90 Persen
Menurut keterangan tetangga korban, Munir, keduanya dirawat di rumah sakit berbeda.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Sugeng (60) dan sang istri yang mengalami luka bakar cukup serius masih berada di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit.
Menurut keterangan tetangga korban, Munir, keduanya dirawat di rumah sakit berbeda.
Untuk Sugeng di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat dan sang istri berada di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.
"Masih di ICU. Lukanya cukup parah sekitar 90 persen," kata Munir, di lokasi kebakaran, Gang Gang Guci Baru RT 04 RW 02, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (26/10/2019).
Ia mengatakan, saat ini pasangan suami istri tersebut memang hanya tingga berdua di rumahnya. Istri Sugeng juga sedang sakit serius dan jarang keluar rumah.
Dalam kebakaran ini, selain Sugeng dan sang istri, ada juga tiga warga yang alami luka bakar yakni Ibu Seto, Tarwadi dan Wati.
• Sebelum Terjadi Kebakaran, Warga Sudah Cium Bau Gas dari Rumah Sugeng
• Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang Cuma Dipicu Persoalan Pribadi
Namun, Munir menyebut kondisinya tidak separah Sugeng dan istrinya.
"Kalau yang tuga orang itu sekitar 50 persen luka bakarnya dan masih di rumah sakit juga," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah rumah yang ada di Gang Guci Baru RT 04 RW 02, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat sekira Pukul 07.30 WIB.
Kendati hanya satu rumah yang terbakar, lima orang alami luka bakar serius karena terkena ledakan gas LPG 3 kg dari dalam rumah Sugeng.
Saat ini, rumah Sugeng yang jadi sumber ledakan telah dipasangi garis polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rumah-sugeng-60-di-gang-guci-baru-rt-04-rw-02-duri-kepa.jpg)