Sebelum Terjadi Kebakaran, Warga Sudah Cium Bau Gas dari Rumah Sugeng

Namun, saat ditanyakan warga perihal kebocoran tersebut, Sugeng sempat menyatakan tak ada masalah apa-apa

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Rumah Sugeng (60) di Gang Guci Baru RT 04 RW 02, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat yang terbakar pagi tadi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Sebelum terjadinya kebakaran pagi tadi sekira Pukul 07.30 WIB, warga Gang Guci Baru RT 04 RW 02, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat sudah mencium adanya bau gas bocor yang begitu menyengat.

Warga pun saling keluar rumah untuk mencari tahu asal bau gas tersebut. 

Beberapa dari mereka juga memeriksa gas LPG 3 kilogram yang berada di sepanjang gang tersebut.

Hari ini, salah satu warga di gang tersebut memang tengah menggelar hajatan pernikahan. 

Lantaran terbatasnya lahan, pemilik hajat dibantu warga pun memasaknya di sepanjang gang tersebut.

Namun setelah semua gas diperiksa, tak ada satu pun yang bocor.

Setelah ditelusuri, bau menyengat itu berasal dari rumah milik Sugeng (60) yang ada di belokan gang tersebut.

Namun, saat ditanyakan warga perihal kebocoran tersebut, Sugeng sempat menyatakan tak ada masalah apa-apa.

"Pas kita tanya, dia malah bilang enggak apa-apa, udah tenang aja," kata Kasma (50), warga di Gang Guci Baru saat menceritakan kebakaran pagi tadi, Sabtu (26/10/2019).

Kasma menuturkan, tak lama setelah Sugeng memberitahu kebocoran gas berasal dari rumahnya, warga mendengar ledakan kencang.

Hasil French Open 2019 - Marcus/Kevin Melaju ke Babak Final

Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang Cuma Dipicu Persoalan Pribadi

Tenggelam di Kolam Renang Cilandak, Dua Remaja Tewas dan Satu Orang Dirawat di ICU

Lima Warga Mengalami Luka Bakar Serius

Kendati hanya satu rumah yang terbakar, namun lima orang alami luka bakar cukup serius.

Kelimanya yakni Sugeng (50) dan sang istri selaku penghuni rumah tersebut, serta tiga warga yang bermaksud mengevakuasi Sugeng dan istrinya yang sedang sakit parah.

"Yang Pak Sugeng dan istrinya dia emang paling parah kebakarnya, kalau yang tiga warga itu karena dia pas mau masuk, tiba-tiba kedorong semburan api gede banget dari dalam," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved