Balita Peluk Ibunya yang Sudah Meninggal Selama 3 Hari, Tetangga: Ada Tangisan Anak & Bau Tak Sedap
Seorang balita berumur dua tahun yang ditemukan sedang tidur dan memeluk ibunya yang telah meninggal dunia menghebohkan warga Makassar.
Penulis: Suharno | Editor: Erik Sinaga
Saat ditemukan, EA yang sebelumnya dalam posisi tertidur langsung bangkit dan berdiri saat mendengar petugas membuka pintu kamar kos miliknya.
3. Kondisi Balita EA Sehat
Dari keterangan kepolisian, balita berusia 2 tahun berinisial EA itu ditemukan dalam keadaan sehat meski diduga dirinya telah bertahan hidup sealam 3 hari sendirian ketia ibunya sudah meningggal dunia.
"Kondisi anak itu saat didapat masih dalam keadaan sehat dan baik. Dia langsung berdiri ketika anggota masuk di dalam kamar tersebut," kata Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin, Senin (28/10/2019) malam.
• Bocah di Karanganyar Bernama N, Hanya Satu Huruf, Kisah Haru Saat Orang Tua Memberikan Namanya
4. Ditemukan Setengah Telanjang
Seperti diketahui, warga di Jalan Bonto Nompo gempar setekah jasad Murni ditemukan di kamar bersama putrinya, EA. Saat itu, jasad Murni ditemukan dalam setengah telanjang di depan kamar mandi indekos.
"Pukul 16.00 Wita, mayat perempuan ditemukan dalam keadaan posisi terlentang dalam keadaan setengah telanjang di depan kamar mandi indekos," kata Indratmoko saat dikonfirmasi, Senin.
5. Tidak Ada Tanda Penganiayaan
Lalu, dari hasil penyelidikan Tim Dokpol Polda Sulsel, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh Murni.
• Terungkap Fakta Kasus Suami Bunuh Istrinya di Jember, Kecewa Uang Gaji Selalu Habis Ketika Diminta
Kisah Ibu Muda Cekoki Anak Balitanya dengan Air Galon Hingga Meninggal Dunia
Seorang ibu muda berinisial NPA (21) tega membunuh anaknya yang masih balita dengan memaksa minum air dalam kemasan galon dengan jumlah banyak.
Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu melalui Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Irwandhy Idrus coba menjelaskan kronologi kematian ZNL (2) pada Jumat (18/10/2019.
Korban merupakan anak kandung pelaku. "Berdasarkan kejadian reka ulang, tersangka mengambil air yang ditampung di galon ukuran 19 liter kemudian diminimumkan dengan paksa ke korban," ucap Irwandhy di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2019).
Bukan hanya memkasa minum air yang dituang berulang kali ke gelas plastik diminumkannya secara paksa dengan posisi hidung tertutup.
Polisi menjelaskan, korban berusaha mengambil napas saat NPA memberikan minum secara paksa.

• Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Hutan Salam Blitar, Bawa Uang Receh Hingga Rp 13 Juta