Bawa Golok & Serang Polsek Batu Ceper, Pria Asal Pandeglang Ditangkap Diduga Mengidap Gangguan Jiwa

Pihak kepolisian pun menduga kalau pria asal Pandeglang tersebut mengalami gangguan jiwa sejak cerai dengan istrinya enam tahun lalu.

Bawa Golok & Serang Polsek Batu Ceper, Pria Asal Pandeglang Ditangkap Diduga Mengidap Gangguan Jiwa
Tribunnews
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BATU CEPER - Jamaludin (32) pria yang bawa golok hendak serang Polsek Batu Ceper diduga mengalami gangguan jiwa.

Sebab, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan saat penyidik melakukan interogasi, pelaku sering mengigau dan bicara ngawur.

Pihak kepolisian pun menduga kalau pria asal Pandeglang tersebut mengalami gangguan jiwa sejak cerai dengan istrinya enam tahun lalu.

"Semenjak dicerai istrinya, dia agak ada gangguan jiwa. Jadi di kampung (Pandeglang) itu sering dia sering ngacau ngomongnya," jelas Rachim kepada TribunJakarta.com, Selasa (29/10/2019).

Pasalnya, di Pandeglang sana, Jamaludin memang sering menyambangi beberapa tempat fasilitas publik sambil membawa senjata tajam jenis golok di pinggangnya.

Seperti menyambangi KUA, Polsek, Polres, Puskesmas dan intansi pemerintah lainnya mengaku akan dilantik jadi presiden menggantikan Joko Widodo.

"Jadi sering di Pandeglang sana bawa golok itu bilang soal pejabat-pejabat dan pingin dilantik jadi presiden. Tapi kalau diminta goloknya sama satpam tuh dia ngasih enggak melawan," kata Rachim.

Untuk memastikan penyakit kejiwaan Jamaludin, pihak Satreskrim Metro Tangerang kota telah melayangkan surat pemeriksaan ke RSUD Kota Tangerang.

Menurut Rachim, Jamaludin akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Kabupaten Tangerang besok, Rabu (30/10/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved