Pengusaha di Tangerang Ingin Kenaikan Upah Minimum Hanya Sebesar 8,51 Persen

Ketua Apindo Kota Tangerang, Ismail mengatakan, angka tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Pengusaha di Tangerang Ingin Kenaikan Upah Minimum Hanya Sebesar 8,51 Persen
Thinkstockphotos.com Via Kompas.com
Ilustrasi upah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang meminta kenaikan 8,51 persen Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) untuk tahun 2020.

Ketua Apindo Kota Tangerang, Ismail mengatakan, angka tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Kalau dari Apindo kalau bisa nggak naik. Karena sikon ekonomi Indonesia dan perusahaan lagi. Kalau pun nggak bisa, harus sesuai dengan PP nomor 78 sebesar 8,51 persen UMK 2020," ujar Ismail saat dihubungi, Selasa (29/10/2019).

Diberitakan sebelumnya, Federasi Serikat Pekerja KEP SPSI Kota Tangerang, mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar 12,57 persen.

Angka tersebut setara Rp 4.356.400. Meskipun kenaikan UMK sebesar 5,81 persen dengan melihat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemarau Panjang, Omzet Peternak Lele di Jakarta Anjlok Hingga 30 Persen

"Kalau berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional maka kenaikan UMK 5,81 persen, tapi jika mengacu pada survey pasar yang sudah kita lakukan maka kenaikan UMK untuk kota Tangerang sebesar 12,57 persen," papar Wakil Ketua FSP KEP SPSI Kota Tangerang, Hardiansyah saat dihubungi, Rabu (23/10/2019) lalu.

Menurutnya, saat ini pemberlakuan PP 78 tahun 2015 sudah memasuki tahun ke-5 dalam penetapan UMK.

Tentunya, lanjut Hardiansyah, sebelum penetapan UMK tersebut harus terlebih dahulu melakukan peninjauan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

"Angka KHL untuk Kota Tangerang tahun 2020 sebesar 12,57 persen dari UMK tahun 2019 atau kalau dirupiahkan sebesar Rp 4.356.400. Kami sudah rumuskan rekomendasi UMK untuk kabupaten kota se-Provinsi Banten," tutup Hardiansyah.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved