UMK Kabupaten Tangerang 2020

Sudah Survei, FSBN Kabupaten Tangerang Usul UMK 2020 Naik 12%

FSBN Kabupaten Tangerang, mengusulkan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) 2020 Kabupaten Tangerang naik 12%.

Sudah Survei, FSBN Kabupaten Tangerang Usul UMK 2020 Naik 12%
Kompas.id
Ilustrasi UMP 2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) Kabupaten Tangerang, mengusulkan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) 2020 Kabupaten Tangerang naik 12%.

Menurut Ketua FSBN Kabupaten Tangerang, Pras, kenaikan UMK Kabupaten Tangerang 2020 di angka 12% sudah berdasarkan survei.

Angka tersebut berbeda dengan kenaikan yang diperkirakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang di bawah 10%.

"Ya terkait besaran upah yang diusulkan pemerintah dengan menggunakan formulasi PP 78 yang hanya berkisar 8,51%. Tentu kita menolak, karena hasil dari survei pasar yang sudah kami lakukan kami mendapatkan angka sekitar 12%," ujar Pras saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (1/11/2019).

Jika dikalkulasi, dari UMK 2019 yang sebesar 3.841.368, FSBN berharap UMK Kabupaten Tangerang 2020 sebesar Rp 4.302.332.

Jika pemerintah masih mengusulkan UMK di bawah angka tersebut, FSBN akan melakukan upaya agar aspirasinya didengar.

"Ya tentu kita akan melakukan perjuangan-perjuangan terkait tuntutan kita," ujarnya.

Ketua FBLP Tak Setuju UMP DKI Jakarta 2020 Rp 4,2 Juta: Pengusaha Masih Sanggup Jika Naik 100%

Sedang Digodok, UMK Kota Depok Masih Rp 3.872.551

Selain angka peningkatan UMK, FSBN juga menyayangkan masih banyaknya perusahaan yang tidak menjalankan UMK itu.

Masih banyak buruh atau pekerja yang digaji di bawah UMK.

"Sangat-sangat banyak pelanggaran upah khususnya di wilayah Tangerang," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved