Petugas UPK Badan Air: Warga Masih Anggap Kali Sebagai Tempat Sampah Rumah Tangga

Petugas UPK Badan Air Kecamatan Pademangan menemukan sampah rumah tangga di Kali Pentawira, Pademangan, Jakarta Utara.

Dok. UPK Badan Air DKI Jakarta
Sofa yang ditemukan petugas UPK Badan Air di Kali Pentawira, Pademangan, Jakarta Utara. 

Selain karena berat, sofa yang ditemukan selepas hujan turun itu juga berada di bawah permukaan air sehingga petugas mesti putar otak untuk mengangkutnya.

Petugas Media Sosial UPK Badan Air DKI Jakarta Teten Mahmudi mengatakan, perlu sedikitnya enam orang petugas UPK Badan Air untuk mengangkut sampah tersebut.

Pasalnya, di Kali Pentawira sisi timur tidak tersedia alat berat apapun.

"Kita manual. Karena di situ tidak ada alat berat. Di situ ada 5-6 orang, diangkat ke HDPL atau ponton. Dari situ dinaikkan ke mobil," kata Teten saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (4/11/2019).

Kesulitan lainnya, lanjut Teten, adalah tingginya jarak antara permukaan air dengan bantaran kali.

Akhirnya, petugas mesti menggunakan tambang untuk menarik sofa tersebut.

"Untuk naik ke atas kan tinggi, permukaan airnya kan dengan tanah itu tinggi. Harus ditarik menggunakan tambang," ucap Teten.

Masuk Musim Hujan, Sofa dan Kursi Bikin Kotor Kali Pentawira Pademangan

Sofa yang ditemukan petugas UPK Badan Air di Kali Pentawira, Pademangan, Jakarta Utara.
Sofa yang ditemukan petugas UPK Badan Air di Kali Pentawira, Pademangan, Jakarta Utara. (Dok. UPK Badan Air DKI Jakarta)

Petugas UPK Badan Air Kecamatan Pademangan menemukan sampah rumah tangga di Kali Pentawira, Pademangan, Jakarta Utara.

Selain sofa yang masih utuh, petugas juga menemukan sampah kayu yang berasal dari kursi bekas lapak dagangan.

Petugas Media Sosial UPK Badan Air DKI Jakarta Teten Mahmudi mengatakan, penemuan sofa terjadi saat petugas tengah membersihkan Kali Pentawira sisi timur.

Sofa dan kayu bekasi lapak dagangan ditemukan Jumat (1/4/2019) lalu sehabis hujan melanda Ibukota.

"Di situ ada bekas kursi-kursi kayu, bahkan masih di satu aliran itu, itu kan Pentawira Timur, terus ada di Kali Mati sampai kejadiannya malem Jumat itu ada kursi-kursi tempat jualan, itu juga banyak," kata Teten saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (4/11/2019).

Teten memastikan sofa dan kursi yang ditemukan petugas bukan merupakan sampah kiriman dari Bogor.

Sebab, Kali Pentawira merupakan kali sodetan yang adalah bagian dari Anak Kali Ciliwung dan bermuara ke Pasar Ikan

Menurut Teten, sampah tersebut sengaja dibuang warga yang masih menganggap kali sebagai tempat sampah.

Padahal, ulah warga yang membuang sampah sembarangan ke kali bisa menyebabkan banjir.

"Salah satu penyumbatan aliran air ya karena pembuangan barang-barang rumah tangga yang besar ya. Seperti sofa, dll. Sangat menyumbat sekali, kalo kita biarin bahkan bisa terjadi banjir," kata Teten.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved