Kena Razia, Sim Asli Pemotor Ini Tertinggal di Mesin Scan, Ditilang Karena Hanya Beri Fotokopinya

Saat diminta menunjukkan SIM dan STNK, Qodri menunjukkan STNK dan secarik kertas fotokopian SIM.

Kena Razia, Sim Asli Pemotor Ini Tertinggal di Mesin Scan, Ditilang Karena Hanya Beri Fotokopinya
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Qodri, pemotor yang ditilang aparat Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan, saat Operasi Zebra, di Jalan Boulevard, Serpong, Tangsel, Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Apes nasib Qodri, pemotor yang terjaring razia Operasi Zebra dan ditilang lantaran tidak bisa menunjukkan SIM. Qodri hanya bisa menunjukkan salinan atau fotokopi.

Qodri yang mengendarai sepeda motor bebek Honda Revo di Jalan Boulevard, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), diminta aparat berhenti.

Saat diminta menunjukkan SIM dan STNK, Qodri menunjukkan STNK dan secarik kertas fotokopian SIM.

Qodri mengaku SIMnya baru saja difotokopi dan tertinggal di mesin scan di kantornya.

Ia lupa membawa SIM aslinya karena terburu-terburu ke suatu tempat.

"Saya dari kantor, SIMnya saya taro di scan-an, saya lupa ambil Pak. Fotokopiannya saya tumpuk dalam berkas yang lain. SIMnya ketinggalan dalam print-an," ujar Qodri.

Briptu Bambang yang menilang Qodri pun menjelaskan bahwa sesaorang bisa ditilang karena tidak bisa menunjukkan SIM bukan hanya karena tidak memiliki SIM.

Bambang menyontohkan dengan uang, jika uang difotokopi, maka fotokopiannya tetap tidak memiliki nilai tukar.

Ledakan Septic Tank yang Tewaskan Sopir Mobil Sedot Tinja Terdengar Hingga 200 Meter

Polisi Ini Meninggal Saat Mengamankan Pilkades

Seorang Anak Kecil Tiduran di Trotoar Jalan Cikini Raya, Ini Ceritanya

"Ini saya video call, saya tunjukkin SIM bisa ya Pak?" tanya Qodri.

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved