Pemkot Bekasi Dinilai Tak Perlu Urusi Parkir Minimarket untuk Pendapatan Daerah

Pasalnya, sejumlah lahan parkir di minimarket sudah ada yang mengelola dan ada minimarket yang tidak menerapkan tarif parkir

Pemkot Bekasi Dinilai Tak Perlu Urusi Parkir Minimarket untuk Pendapatan Daerah
TribunJabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi parkir 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Putro menilai, Pemerintah Kota menarik uang parkir dari minimarket rawan menimbulkan konflik.

Uang parkir di minimarket, kata Choiruman, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Pasalnya, sejumlah lahan parkir di minimarket sudah ada yang mengelola dan ada minimarket yang tidak menerapkan tarif parkir.

"Harus kita akui selama ini di lahan-lahan tersebut memang dipunguti tidak resmi oleh masyarakat," kata Choiruman, Selasa (5/11/2019).

"Nah ketika berbenturan dengan keinginan Pemda yang ingin memungut pajak, nah ini muncul masalah. Belum lagi minimarket yang tidak mau ada dipungut parkir," ujarnya lagi,

Choiruman menuturkan, Pemkot Bekasi tak perlu mengurusi persoalan parkir minimarket itu.

Alasannya, ada objek pajak lain yang lebih besar memiliki potensi untuk meningkatkan PAD.

"Jangan malah nanti potensinya kecil tapi masalah sosialnya malah muncul. Padahal potensinya yang lebih besar itu bukan di sana," katanya.

Dia menjelaskan, seharusnya Pemkot Bekasi ketika menggulirkan kebijakan harus memanggil pihak terkait.

"Bagiamana dan selama ini siapa yang memungut. Sebab ketika hendak mengambil hak pungutan tersebut berati berimbas ke warga yang selama ini memungut parkir hingga berimbas kepada masalah sosial," ucap Choiruman.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved