Dua Pejabat Mundur Buntut Kisruh Anggaran, Pemprov DKI Segera Buka Lelang Jabatan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chadir mengatakan, lelang jabatan akan dilakukan pada November ini.

TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir, pernah menjadi pengepul besi bekas di awal karirnya, Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta berencana segera membuka lelang jabatan untuk mengisi sejumlah posisi yang saat ini lowong.

Hal ini dilakukan setelah dua pejabat Pemprov DKI, yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sri Mahendra Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Edy Junaidi mengundurkan diri.

Keduanya mundur setelah usulan anggaran dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) menjadi sorotan publik.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chadir mengatakan, lelang jabatan akan dilakukan pada November ini.

"(Lelang jabatanya) dalam bulan-bulan ini. Kemungkinan minggu depan," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/11/2019).

Selain kedua posisi tersebut, lelang jabatan juga akan dilalukan untuk mengisi posisi Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) dan Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Sebelum membuka lelang jabatan, BKD akan terlebih dahulu mengajukan permohonan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Setelah mendapat restu dari KASN, barulah BKD akan membuka lelang jabatan ini.

"Kami akan laporkan dulu ke KASN. Setelah mendapat persetujuan baru kami buka melalui website," ujarnya.

Lelang jabatan ini sendiri terbuka untuk seluruh ASN dan nantinya para pendaftar akan melewati serangkaian tes sebelum dipilih untuk mengisi jabatan yang saat ini lowong.

Terkait dengan pembahasan anggaran yang saat ini tengah berlangsung di DPRD DKI, Chaidir memastikan, hal tersebut tidak akan mempengaruhi lelang jabatan ini.

"Enggak ada kaitan anggaran. Anggaran kan untuk 2020. Anggaran kita masih 2019. Kaitannya sekarang rekomendasi KASN, kita harus kesana dulu, lapor dulu. Kalau sudah turun kita umumkan, kita sudah siapkan," kata Chaidir.

Pemkot Jakarta Utara Buka Posko Pengaduan Masyarakat, Wadah Warga untuk Lapor Permasalahan

Aroma Pesing Tercium di Trotoar Jalan dekat Stasiun Gambir

Ia pun memastikan, beberapa jabatan yang dilelang ini akan segera terisi pada Januari 2020 mendatang.

"Tahapannya masih panjang, tapi Insya Allah Januari sudah terpilih semua," tuturnya.

Seperti diketahui, dua orang pejabat Pemprov DKI, yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sri Mahendra Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Edy Junaidi mengundurkan diri dari jabatannya.

Keduanya mengundurkan diri setelah beberapa usulan anggaran Pemprov DKI untuk tahun 2020 yang dianggap janggal menjadi sorotan publik.

Seperti anggaran influenser senilai Rp 5 miliar, anggaran lem aibon sebesar Rp 83,8 miliar, pengadaan bolpoin senilai Ro 123,8 miliar hingga anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang awalnya dianggarkan sekira Rp 26 miliar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved