Kepala Bapenda Kota Bekasi Akui Surat Tugas Pengelolaan Parkir Minimarket Dikeluarkan Sejak 2017

"Mulai dari 2017 itu ya, mulai dilakukan surat tugas, terkhir ini memang jadi satu bulan (masa berlaku) agar evaluasinya lebih cepat," kata Purwadi.

Kepala Bapenda Kota Bekasi Akui Surat Tugas Pengelolaan Parkir Minimarket Dikeluarkan Sejak 2017
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BAHCTIAR
RM Purwadi, Kuasa Hukum Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, diperiksa penyidik Polres Metro Bekasi Kota, terkait duagaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang penerbitan surat tugas pengelolaan parkir minimarket, Kamis, (7/11/2019).

Aan diperiksa selama kurang lebih delapan jam dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB di ruang pemeriksaan terpadu, Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Namun sayang, usai diperiksa selama delapan jam, Aan urung dimintai keterangan. Ia justru keluar dari dalam ruang pemeriksaan melalui pintu belakang untuk menghidari awak media yang menunggu di pintu depan.

Melalui kuasa hukumnya, bernama RM. Purwadi, proses pemeriksaan berlangsung lancar, ada sebanyak 59 pertanyaan dari penyidik yang dapat dijawab kliennya berdasarkan data dan ketentuan hukum.

Purwadi menerangkan, fokus utama pemeriksaan terkait wewenang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bapenda mengeluarkan surat tugas pengelolaan parkir minimarket.

Menurut dia, surat tugas itu sudah dikeluarkan Bapenda sejak 2017 dan berjalan disejumlah titik minimarket di Kota Bekasi.

"Mulai dari 2017 itu ya, mulai dilakukan surat tugas, terakhir ini memang jadi satu bulan (masa berlaku) agar evaluasinya lebih cepat," kata Purwadi.

Purwadi menjelaskan, surat tugas itu dikeluarkan bukan untuk lemabaga atau organisasi masyarakat (ormas) tertentu. Surat itu dikeluarkan dan ditunjukkan untuk perorangan yang selanjutnya disebut juru parkir.

"Masa berlakunya awal itu tiga bulan sekali diperpanjang, tetapi belakangan dirubah jadi satu bulan sekali,

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved