Pemkot Tangsel Buka 222 Lowongan pada CPNS 2019, BKPP Sebut Para Pelamar Sering Salah Lakukan Ini

Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Pemkot Tangsel) membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 222 lowongan di pengujung tahun 2019.

Pemkot Tangsel Buka 222 Lowongan pada CPNS 2019, BKPP Sebut Para Pelamar Sering Salah Lakukan Ini
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Sri Juli Rahayu, di ruangannya, Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan ( Pemkot Tangsel) membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 222 lowongan di pengujung tahun 2019 ini.

Rencananya, pendaftran CPNS itu akan dimulai hari Senin (11/11/2019) mendatang.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Sri Juli Rahayu, memaparkan sejumlah syarat awal yang harus dipenuhi para pendaftar.

"Syaratnya itu: KTP scan asli, scan asli ijazah sama transkrip nilai, scan akreditasi (prodi),
Surat Tanda Register (STR) buat pelamar dokter, sertifikasi pendidikan buat pengajar dan buat surat lamaran yang ditujukan kepada Wali Kota Tangsel, AirinRachmi Diany," papar Juli di ruangannya, Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (7/11/2019).

Pria yang Curi Puluhan Tablet di Gedung Perpustakaan Jakarta Utara, Pernah Mencuri di Kantor PLN

Seluruh dokumen tersebut diunggah ke website sscasn.bkn.go.id, setelah membuat akun sebelumnya.

Juli menegaskan bahwa bagi lulusan kampus luar negeri, akan ada penyertaan.

Juli juga mengatakan, pada CPNS sebelumnya, banyak yang salah dalam membuat surat lamaran.

Karena banyak yang menujukan lamaran tersebut ke Pemkot Tangsel ataupun BKPP, padahal tujunya ke wali kota.

"Pokoknya sudah kita bold di pengumuman. Ditujukannya ke Wali Kota," ujarnya.

Viral Pelaku Curanmor Bawa Senjata Api di Rumah Kost Tebet Jakarta Selatan, Begini Kronologinya

Saat ini, Juli sedang menunggu kepastian kapan pendaftaran akan benar-benar dibuka dari Kemenpan RB.

"Mamakanya saya belum berani bilang kapannya. 11 November itu kan baru perkiraan," jelasnya.(*)

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved