Tak Terima Sang Keponakan Dihamili, Keluarga Keroyok Kekasih SW Sampai Babak Belur

Saat diketahui SW hamil lantaran ulah pacarnya yang bernama Wawan (21), Keluarga tambah meradang.

Tak Terima Sang Keponakan Dihamili, Keluarga Keroyok Kekasih SW Sampai Babak Belur
Net
Ilustrasi pengeroyokan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Kehamilan wanita berinisial SW (21) menggegerkan keluarga dan warga di kampungnya di bilangan Parigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Saat diketahui SW hamil lantaran ulah pacarnya yang bernama Wawan (21), Keluarga tambah meradang.

Viral Video Kereta Berhenti dan Masinisnya Turun Jajan ke Warung, Pihak PT KAI Beri Klarifikasi

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, mengatakan, orang tua SW sempat menyambangi kediaman Wawan, namun Wawan tidak ada pada Selasa (30/10/2019).

"Lalu orang tua SW menitip pesan untuk mengundang korban (Wawan) ke rumahnya, membicarakan pernikahan," ujar Afroni saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Jumat (8/11/2019).

Keesokan harinya, Selasa (31/10/2019), Wawan datang ke rumah pacarnya, SW, menyambut undangan untuk membicarakan pernikahan demi mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Namun, lima orang keluarga SW, yang tidak lain adalah pamannya, sudah berjaga di luar rumah.

Melihat Wawan sebagai sosok yang menghamili keponakannya, lima paman itu gelap mata dan mengeroyok Wawan hingga babak belur.

"Akibat pengeroyokan tersebut Korban mengalami luka dibagian mata sebelah kanan robek, luka robek dibagian kepala atas sebelah kanan, dagu robek, bibir atas robek, badan pada memar dan bengkak, kaki biru dan bengkak akibat ditendang dengan kaki," papar Kapolsek.

Tak terima dengan perbuatan itu, Wawan melapor ke Polsek Pondok Aren

Aparat yang menerima laporan tersebut pun melakukan penyelidilan dan menciduk para pelaku pengeroyok Wawan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved