Viral di Medsos
Viral Video Kereta Berhenti dan Masinisnya Turun Jajan ke Warung, Pihak PT KAI Beri Klarifikasi
Di media sosial Instagram viral sebuah video yang memperlihatkan lokomotif berhenti di tengah perlintasan kereta.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM - Di media sosial Instagram viral sebuah video yang memperlihatkan lokomotif berhenti di tengah perlintasan kereta.
Sementara itu belasan kendaraan bermotor berbaris menunggu ingin lewat di belakang palang pintu kereta.
Tak cuma itu tiba-tiba seorang yang diduga sebagai masinis lokomotif tersebut turun dari kemudinya.
TONTON JUGA
Seorang yang mengenakan seragam masinis itu mampir membeli sesuatu di warung di dekat perlintasan kereta api.
Sambil berjalan membawa sebuah kantung plastik hitam, pria berseragam masinis itu naik kembali ke kereta.
• Apa Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad & Beri 3 Dalil
Aksi sang masinis tersebut sontak menjadi bahan perbincangan netizen.
Pantauan TribunJakarta.com PT KAI langsung memberikan klarifikasi terhadap video viral tersebut.
Klarifikasi PT KAI disampaikan melalui akun Instagram keretaapikita, pada Jumat (8/11/2019).
• Krisdayanti Bantah Pernikahan Retak, Raul Lemos Curhat Lagi: Bangkai Ditutupi Tetap Tercium Juga
TONTON JUGA
PT KAI menjelaskan kereta tersebut berhenti bukan karena tengah menunggu asisten masinis dari Lokomotif CC 206 13 33.
• PERBANDINGAN Harta Fahri Hamzah & Anis Matta, Bakal Jadi Pimpinan Partai Gelora, Dulu Politisi PKS
"Terkait video yang beredar luas di media sosial,
Kami klarfikasi bahwa penutupan perlintasan sebidang tersebut bukan karena sedang menunggu asisten masinis Lokomotif CC 206 13 33," ucap publik relations PT KAI Edy Kaswoyo melalui keterangan tertulis.
Lokomotif itu rupanya berhenti karena tengah menunggu penumpang naik dan turun di Stastiun Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat.
• Dengar Cerita Soal Murid & Guru Tewas Tertimpa Atap, Nadiem Makarim Usap Air Mata Lalu Janjikan Ini
PT KAI menjelaskan peristiwa tersebut terjadi, pada 31 Oktober 2019.