Breaking News:

Bom DI Mapoltestabes Medan

Bom Bunuh Diri di Medan, Riko Simanjuntak Sempat Khawatir dengan Keberadaan Keluarganya

Pemain kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, itu sangat mengutuk keras kejadian bom bunuh diri yang ada di Polrestabes Medan

Istimewa/Media Persija
Aksi Riko Simanjuntak saat melewati hadangan dua pemain Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Adanya kejadian bom bunuh diri di Poltestabes Medan turut mendapatkan perhatian lebih dari pemain bintang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak.

Pemain kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, itu sangat mengutuk keras kejadian bom bunuh diri yang ada di Polrestabes Medan.

Adanya kejadian tersebut membuat Riko Simanjuntak sempat merasa khawatir dengan keberadaan keluarganya.

Sebab, keluarga pemain berusia 27 tahun tersebut banyak yang berada di Sumatera Utara.

"Sempat khawatir sama keluarga di sana. Tapi saya juga tetap kabar-kabaran di grup bersama keluarga," kata Riko Simanjuntak kepada TribunJakarta, Rabu (13/11/2019).

Penyerang yang dikenal memiliki kecepatan lari itu selalu berkomunikasi dan saling mengingatkan dengan keluarga besarnya di Sumatera Utara.

Dalam waktu dekat, Riko meminta kepada keluarganya agar tidak mendekati daerah yang dipenuhi keramaian.

"Kalau saya selalu berkomunikasi dengan keluarga, kita juga saling mengingatkan satu sama lain, agar menghindari ke tempat keramaian sementara," papar Riko.

Lebih lanjut, Riko meminta kepada semua masyarakat untuk tidak menyebarkan video bom bunuh diri tersebut.

Viral Video 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi di Tengah Jalan: Ini Penjelasan Polda dan Kapendam

Belum Teridentifikasi, RS Polri Rekonstruksi Wajah Mayat Pria dalam Koper di Bogor

Bintang Persija Kutuk Keras Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan

Sebab, penyebaran video tersebut bisa membuat masyarakat di Indonesia merasa khawatir akan kejadian serupa kembali terulang.

"Kita sebagai masyarakat jangan menyebarkan foto atau video yang seperti itu (ledakan bom, karna itu yang mereka mau. Mereka ingin menciptakan teror dan membuat rasa takut," tutur mantan pemain Semen Padang tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved