Bom di Mapolrestabes Medan
Kesaksian Korban Ledakan Bom di Medan, Curiga saat Pelaku Datang: Biasanya Ojek Tak Boleh Masuk
Ini kesaksian korban ledakan bom di Polrestabes Medan, sudah curiga sejak pelaku datang.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Ia juga mengungkapkan ciri-ciri terduga pelaku bom bunuh diri tersebut.
• Warga Gandaria Jakarta Selatan Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Keluarga Langsung ke Pekalongan
"Rambutnya gondrong, pakai jaket ojek," lanjutnya.
Juli menuturkan, terduga pelaku sempat dihentikan oleh rekannya.
Namun ketika rekannya menanyakan maksud pelaku, pelaku hanya diam dan tiba-tiba pelaku langsung meledakan diri.
"Di situ pelaku langsung dihentikan kawan saya, 'bapak mau kemana?' di ditu udah meledak aja," ungkap Juli.
Ledakan bom itu sontak membuat orang di lingkungan tersebut panik.
"Pas meledak itu semua orang panik semua," ujar Juli.
Juli mengungkapkan biasanya tak banyak warga yang belalu-lalang di sekitar Mapolrestabes Medan.
"Di situ enggak pernah ada warga lalu-lalang," kata Juli.
Ia menduga mungkin karena akhir-akhir ini banyak yang mengurus SKCK jadi lokasi tersebut agak ramai.
"Mungkin karena baru-baru ini banyak orang yang mau mengurus SKCK, jadi tempatnya agak ramai," katanya.
Sejak awal kedatangan terduga pelaku, Juli mengaku sudah curiga.
• BREAKING NEWS Warga Duri Kepa Jakarta Barat Jadi Korban Kecelakaan Bus Arimbi dan Sinar Jaya
Sebab biasanya ojek atau pun ojek online tidak diperkenankan memasuki area Mapolrestabes sebab dijaga oleh Provos.
Namun saat itu ada yang aneh, terduga pelaku yang mengenakan jaket ojol terus saja menerobos masuk meski sudah ditahan oleh pihak penjaga.
"Dan kalau ojek itu enggak boleh masuk biasanya, karena ada provos," kata Juli.