UMK Kabupaten Bekasi 2020

FSPMI Bekasi Merasa Tak Dilibatkan Saat Penetapan UMK 2020

besaran kenaikan UMK 2020 Kabupaten Bekasi sebesar Rp 4.498.961 naik 8,51 persen dari UMK sebelumnya yakni, Rp 4.146.126 per bulan.

FSPMI Bekasi Merasa Tak Dilibatkan Saat Penetapan UMK 2020
IST
Ilustrasi UMK 2020 

"Yang jelas dari serikat kecewalah karena hasilnya voting, cuma apa boleh buat kalau dari kita prinsipnya satu menolak PP 78, keinginan UMK itu di atas PP 78 berdasarkan survey KHL (Kebutuhan Hidup Layak)," tegas dia.

Adapun dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi, angka kenaikan UMK 2020 dirumuskan berdasarkan PP Nomor 78 dan surat edaran Menterian Tenaga Kerja (Menaker) bahwa nilai kenaikan diukur dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,51 persen.

Buruh dalam proses pembahasan kenaikan UMK 2020 berpegang teguh, kenaikan UMK harus dihitung berdasarkan survey pasar dengan indikator KHL sesuai undang-undang pengupahan Nomor 13 tahun 2003.

Keputusan dewan pengupahan berujung voting, terdapat dua usulan kenaikan UMK 2020. Usulan pertama sebesar Rp 4.498.961 dan usulan kedua berasal dari unsur serikat pekerja yang menginginkan kenaikan senilai Rp 4.606.913 per bulan.

Hasilnya, suara terbanyak memilih kenaikan UMK 2020 Kabupayen Bekadi pada usulan pertama dengan perolehan suara 19 berbanding enam untuk usulan kedua atau usulan dari serikat buruh.

UMK 2020 Kabupaten Bekasi naik jadi Rp4,498 juta

 Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi telah sepakat kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi 2020 sebesar 8,51 persen menjadi Rp 4.498.961 dari yang sebelumnya sebesar Rp 4.146.126 per bulan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi, mengatakan, keputusan UMK 2020 Kabupaten Bekasi ditelurkan melalui hasil rapat dewan pengupahan yang berlangsung pada, Senin, (11/11/2019).

"Dewan pengupahan sudah memutuskan besaran kenaikan 8,51 persen dari hasil rapat yang ditetapkan melalui pemungutan suara (voting)," kata Edi saat dikonfimasi, Sabtu, (16/11/2019).

Edi menjelaskan, selama rapat berlangsung terdapat dua usulan kenaikan, pertama yakni kenaikan sesuai PP nomor 78 atau sesuai surat edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) dengan besaran nilai Rp 4.498.961 dan usulan kedua berasal dari unsur serikat pekerja yang menginginkan kenaikan senilai Rp 4.606.913 per bulan.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved