Pelempar Sperma ke Ibu-ibu Ditangkap: Kerja Serabutan, Keluarga Menangis, Polisi Libatkan Psikolog
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, mengatakan akan mendatangkan psikolog guna ungkap motif pelaku
Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM, TASIKMALAYA- SN (25), pelempar sperma terhadap belasan perempuan di Tasikmalaya, Jawa Barat, ditangkap polisi.
Saat ditangkap, SN tidak mengakui perbuatnanya. Pria yang bekerja sebagai ojek online itu mengaku hanya bertanya tujuan perempuan-perempuan tersebut.
Berikut rangkuman TribunJakarta:
1. Pelaku kerja serabutan
Pelaku ditangkap di rumah pamannya di Kampung Cieunteng Pesantren, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota, dan saat ini sedang diinterogasi polisi.
Ketua RT setempat, Asep Andri mengatakan warga sekitar dan dia kaget dengan adanya penangkapan tersebut.
"Saya kaget, saya juga tidak tahu persis saya baca di berita," kata Asep saat ditemui di lokasi.
Pelaku SN yang ditangkap polisi, dari penuturan Asep masih berstatus bujangan.
"Kesehariannya terlihat biasa, masih bujang. Tadi ditangkap di rumah uwanya," tuturnya.
SN juga dikenal tidak memiliki pekerjaan tetap atau buruh serabutan.
"Pernah bekerja di penjualan ayam potong. Tapi sekarang saya tidak tahu," ujarnya.
2. Keluarga pelaku menangis
Pelaku awalnya tidak melawan saat dibawa dari rumah tersebut, tapi sempat melawan saat akan dimasukan ke dalam mobil oleh polisi.
Tangisan anggota keluarga pelaku sempat mewarnai penangkapan pelaku. Pelaku yang ditangkap diketahui berinisial SN.