SMK Yadika 6 Kota Bekasi Terbakar
Empat Murid Korban Luka Bakar SMK Yadika Masih Dirawat Inap di RS Yadika Pondok Bambu
Keempatnya kini dalam kondisi sadar dan diperkirakan ada yang segera diperbolehkan oleh dokter dalam beberapa hari ini.
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Alex salah satunya, siswa kelas 11 SMK Yadika 6 Kota Bekasi ini datang untuk melihat langsung sekolahnya yang luluhlantah.
Atap geting berserakan tak karuan ditambah garis polisi yang melingkari area gedung.
"Mau lihat aja setelah kemarin kejadian, udah dikasi tahu kalau hari ini libur," kata Alex, Selasa, (19/11/2019).
Saat kejadian, Alex menceritakan bagaimana dia bisa selamat dari api yang menghanguskan seluruh bangunan gedung.
Ketika itu, ia berada di lantai empat mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Ia ingat, ketika itu waktu menunjukkan pukul 15.10 WIB, tanda jam belajar siswa segera berakhir.
Siswa masih sibuk dengan aktivitas belajar kelompok dengan dipandu satu orang guru.
"Saya lagi di kelas posisinya, udah mau pulang 15.10 WIB, tapi semua masih pada siap-siap aja nunggu bel, masih pada kerja kelompok," kata Alex.
Tidak lama asap tebal tercium menyengat seatero kelas, guru dan siswa kata Alex mulai panik.
Hawa panas mulai terasa dari bawah bangunan diikuti kepulan asap dari luar jendela.
Alex dan teman-temannya mulai tahu bahwa kebakaran tengah terjadi, asap dari kobaran api yang berasal lantai bawah bangunan mulai membuat sesak nafas.
Beberapa dari mereka berusaha turun melalui tangga dan api sudah menutup akeses keluar mereka.
"Kalau yang dilantai 2 sama 3 udah pada keluar, kita yang di lantai 4 udah kejebak, di bawah juga udah ramai coba bantu tolongin," jelas dia.
Dia kemudian berusaha mencari jalan lain sebelum api benar-benar tiba di lantai 4, satu-satunya jalan ialah melalui tangga kantin.
Akses itu masih belum dilalap si jago merah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dirut-rs-yadika-pondok-bambu-steffanus-sumarsono.jpg)