Kodam Jaya Normalisasi 6 Sungai dan 5 Setu di Jakarta Depok Tangerang dan Bekasi

Tidak hanya pengerukan, Eko juga mengatakan, pihaknya akan merelokasi pemukiman bantaran di sejumlah sungai dan situ.

Kodam Jaya Normalisasi 6 Sungai dan 5 Setu di Jakarta Depok Tangerang dan Bekasi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono, di Situ Parigi, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (19/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono hadir menyaksikan pengerukan Situ Parigi di kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Bambang Hidayah dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Selasa (19/11/2019).

Eko menerangkan, pihaknya bekerja sama dengan BBWSCC untuk menormalisasi enam sungai dan lima situ di wilayah Jakarta Depok Tangerang Bekasi (Jadetabek).

Pemeliharaan enam sungai itu:
1. Sungai Cikeas, Kota Bekasi
2. Sungai Bekasi, Kota Bekasi
3. Sungai Blencong, Kabupaten Bekasi
4. Sungai Ciliwung, Jakarta Timur
5. Sungai Mookervart, Jakarta Barat
6. Sungai Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pemeliharan lima situ yaitu:
1. Situ Leungsir, Kabupaten Bekasi
2. Situ Rawa Lumbu, Kota Bekasi
3. Situ Sidomukti, Kota Depok
4. Situ Parigi, Kota Tangerang Selatan
5. Situ Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang.

"Tahun ini kita dan BBWSCC ada 11 lokasi dan 9 sudah selesai dan dua lagi di Situ Parigi dan Sungai Cikeas, ini memang kegiatan kami tahun kelima kerja sama dengam BBWSCC," ujar Eko.

PDI Perjuangan Ungkap 2 Perbedaan Penggusuran di Era Anies Baswedan dan Ahok

Tidak hanya pengerukan, Eko juga mengatakan, pihaknya akan merelokasi pemukiman bantaran di sejumlah sungai dan situ.

"Kenapa melibatkan TNI karena memang di beberapa tempat di wilayah situ sedimentasinya tinggi dan banyak rumah liar. Sehingga mau tidak mau kita harus melakukan pendekatan kepada mereka untuk bisa kita relokasi karena kita ingin kembali menormalisasi situ tersebut," ujarnya.

Pihaknya menggandeng Pemkot Tangsel untuk mengedukasi masyaralat agar tidak membuang sampah di sungai dan situ.

Pasalnya, sampah juga menjadi faktor utama sedimentasi di darrah perairan itu.

"Dalam kesempatan yang baik ini kami mengajak Pemkot Tangsel untuk mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai ataupun situ. Karena dampaknya bisa dirasakan sendiri Situ Parigi sebelum dan sesudah di normalisasi nanti hasilnya seperti apa dan itu menjadi proses pembelajaran kita," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved