Mengunjungi Kawasan Berikat Nusantara Marunda Cilincing Jakarta Utara, Tempatnya Bangkai Pesawat
Sebuah lahan kosong yang berada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, dipenuhi rongsokan berukuran besar.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Sebuah lahan kosong yang berada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, dipenuhi rongsokan berukuran besar.
Rongsokan itu berada pada sebuah lahan di tepi Jalan Pergudangan Marunda II tepatnya di sisi utara KBN Marunda.
Ketika didekati, rongsokan tersebut ternyata merupakan bangkai pesawat.
Pengamatan TribunJakarta.com, bangkai pesawat ini berupa potongan-potongan besar bagian pesawat terbang.
Bagian-bagian pesawat terpisah dan berserakan di lahan yang cukup luas itu.
Bangkai pesawat ini awalnya cukup sulit terlihat secara jelas lantaran kondisinya yang tertutup peti kemas.
Keberadaannya akan mudah ditemui ketika memasuki salah satu celah yang ada di peti kemas yang mengelilingi bangkai pesawat tersebut.

• Usung Tema Sinergi, Persija Jakarta Gelar Serangkaian Acara Menarik Menyambut Ulang Tahun ke-91
Memasuki celah peti kemas, terdapat dua buah kursi pesawat yang kondisinya masih utuh namun sudah usang.
Berjalan lebih ke dalam, tampak pula moncong bagian depan pesawat yang di dalamnya masih lengkap dengan kokpit.
Bagian depan pesawat itu tampak berwarna biru dan sudah dalam kondisi ringsek.
Sebagian kaca depan pesawat juga sudah pecah.
Sisanya, dalam tumpukan bangkai pesawat itu, adalah bagian penting lainnya dari sebuah pesawat.
Ada bagian-bagian sayap yang belum dipotong.
Ada pula bagian mesin pesawat yang juga sudah ringsek.
Selain itu, tampak pula dua pasang roda pesawat yang masih lengkap dengan besinya.
• Fakta-fakta 12 Anggota Satpol PP DKI Jakarta Diduga Lakukan Pembobolan ATM Jumlahnya Rp 32 Miliar
Di dekat salah satu bagian pesawat, tampak seorang pria paruh baya tengah duduk di bangkai bangku pesawat.
Ia berteduh di bawah bagian badan pesawat yang cukup besar.
Pria itu bernama Pati, ia sehari-hari bertugas menjaga bangkai pesawat itu.
"Ini sudah lama di sini, ada sekitar dua atau tiga bulan," kata Pati saat ditemui TribunJakarta.com, Selasa (19/11/2019).
Pati mengatakan, lahan di Jalan Pergudangan II itu memang sering ditempatkan sebagai penampungan bangkai pesawat.
Menurut Pati, bangkai pesawat yang saat ini sedang ditampung merupakan milik maskapai Garuda Indonesia.
"Awalnya ini dipotong di bandara, terus dibawa ke sini menggunakan truk," ucap Pati.
Bangkai pesawat ini, lanjut Pati, akan didiamkan di tempat penampungan tersebut sebelum nantinya bakal dimanfaatkan kembali. (*)